KISAH si NANA, sang Hafidzah dari Atmosfer.


fb_img_1458519552794.jpg

“Alhamdulillah, telah lahir Hafizhah Pondok Quran ke-70, Alumni SMAIT Ihsanul Fikri Angkatan ke-3, yaitu “CHURFATUL JANNAH, AlHafizhah” sudah menyelesaikan setoran hafalannya pada tanggal 11 Maret 2016,” adalah status halaman SMAIT IF yang diunggah setelah salah satu alumni ketiga SMAITIF, berhasil menyelesaikan setoran 30 juznya.

Nana (Sapaan akrabnya) lahir di Bantul, pada 20 April 1995 dan telah menyelesaikan setoran hafalannya selama kurang lebih 1 tahun 8 bulan 11 hari.

Nana mengungkapkan, ketika menghafal dalam setiap langkahnya pasti ada rasa bosan, malas, atau greget. Akan tetapi, semua itu adalah rintangan yang harus dilalui. Karena semakin bertambah hafalan, maka semakin besar ujian yang ada.
Dengan ijin Allah, saya pun bertekad dengan kunci kesabaran, semangat, dan keyakinan bahwa saya pasti bisa.

Alhamdulillah, awalnya di perkirakan oleh Ustadzah saya kalau saya akan selesai menyetorkan hafalan 30 juz pada hari sabtu. Tapi subhanalloh, dengan kekuasaan Allah
hari jum’at pun saya selesai menyetorkan hafalan 30 juz.

Alhamdulillah, dengan rasa syukur timbul kebahagiaan. Terlebih lagi, ketika umi saya menelepon, umi kanget,
terkejut, serta menangis, Umi pun berkata, “Subhanallah mbak, umi dan abi ridho. Semoga berkah, aamiiin.”

Saya berpesan kepada adik – adikku di Ihsanul Fikri, terutama kelas 12, untuk tetap semangat.
Keinginan demi keinginan hanya akan berhenti sebagai angan- angan.
Keinginan itu hanya akan nyata bila kita berusaha mewujudkannya melaui program dan amalan.()

Churfatul Jannah Al Hafidzah,
Alumni SMAIT Ihsanul Fikri, Atmosfer (generasi ke-3)

123 thoughts on “KISAH si NANA, sang Hafidzah dari Atmosfer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Discover more from SMAIT IHSANUL FIKRI MUNGKID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue Reading