INFORMASI PELAKSANAAN DAN PERLENGKAPAN MOS 2013/2014

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Diinformasikan bagi semua peserta didik baru SMA IT IHSANUL FIKRI, bahwa kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa) SMAIT IHSANUL FIKRI 2013/2014 akan dilaksanakan mulai hari Ahad tgl 30 Juni – 07 Juli 2013.

Kemudian barang – barang atau perlengkapan yang harus dibawa (selain ketentuan asrama yang sudah ada sebelumnya) adalah :

1. Baju Putih lengan panjang & celana Hitam kain (tidak bermodel jeans/pensil) dan berdasi warna Hitam (ikhwan/putra)

2. Baju putih lengan panjang dan bawahan rok hitam kain (tidak berbahan jeans), berjilbab besar, berkaos kaki panjang dan tidak berdasi

3. Sepatu ket warna putih pelet merah/biru dengan merek Pro-kodachi, seperti gambar dibawah ini :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4. celana training (minimal 2 )

5. Baju olahraga (minimal 2, salah satunya adalah baju OR identitas sekolah masing-masing)

6. Slayer batik bentuk segitiga, untuk putra warna hijau dan putri warna merah

7. obat-obatan pribadi (jika diperlukan)

dimohonkan bagi semua siswa baru untuk bisa melengkapi perlengkapan tersebut. Demikian pemberitahuan yang  kami sampaiakan.

Wassalamualaikum. Wr.Wb.

 Artikel penting terkait :

1. Penawaran Perlengkapan Asrama dari Koperasi Siswa Ihsanul Fikri

2. Hasil Seleksi Gelombang II

3. Informasi masuk tahun ajaran 2013/2014

4. Perlengkapan yang harus dibawa siswa baru

 

URGENSI TARBIYAH MADAL HAYAH

Aqidah dan iman yang kuat adalah asas pembentukan pribadi muslim, karenanya keteledoran di bidang tarbiyah terhitung sebagai kelemahan dalam al asas, dan menghadapkan bangunan kepada keambrukan, cepat atau lambat. Tarbiyah mempunyai pengaruh yang sangat panjang sepanjang hari-hari yang ada, dan juga dalam menghadapi berbagai peristiwa serta memenuhi mutathallabil ‘amal (tuntutan-tuntutan amal) di atas jalan da’wah, baik saat terjadi mihnah (cobaan) dan menghadapi tipu daya musuh, atau saat muncul tuntutan jihad, tadh-hiyah (pengorbanan) dan tugas-tugas lainnya.

Sangat penting juga untuk kami jelaskan bahwa tidak shahih tarbiyah hanya terbatas pada pemula yang tidak berlaku lagi bagi para senior, akan tetapi tarbiyah harus terus menerus, dan untuk berbagai level serta berbagai tangga senioritas, sebab tidak ada seorangpun kecuali membutuhkan bekal dan pengingatan. (Masyhur, Musthafa dalam min fiqhid-dawah, Dar at-tauzi’ wa an-nasyr al islamiyah 1415 H – 1995 M, jilid 1 hal 187).

Tarbiyah dzatiyah adalah berbagai jenis program, aktifitas, dan kegiatan yang dilakukan oleh peserta tarbiyah secara mandiri dalam rangka meningkatkan kualitas dirinya, baik pada sisi aqidah imaniyah, ibadah sya’airiyah, khuluqiyah adabiyah, nafsiyah, ilmiah tsaqafiyah, jasadiyah, iqtishadiyah, mihariyah maupun ijtima’iyah. Dari definisi ini dapat diketahui bahwa tarbiyah dzatiyah mencakup berbagai aspek, yaitu:

  1. Aqidiyah imaniyah. Maksudnya adalah program-program, dan kegiatan-kegiatan yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh peserta tarbiyah dalam rangka menjaga, memelihara, dan meningkatkan kualitas aqidah imaniyah dirinya.
  2. Ibadah sya’airiyah. Maksudnya adalah program-program dan kegiatan-kegiatan yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh peserta tarbiyah dalam rangka menjaga, memelihara dan meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah-ibadah ritualnya.
  3. Khuluqiyah adabiyah. Maksudnya adalah program-program dan kegiatan-kegiatan yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh peserta tarbiyah dalam rangka membersihkan dirinya dari sifat-sifat tercela serta menghiasinya dengan sifat-sifat terpuji.
  4. Nafsiyah. Maksudnya adalah program-program dan kegiatan-kegiatan yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh peserta tarbiyah dalam rangka memperkokoh kejiwaannya agar sesuai dengan kehendak Allah swt.
  5. Ilmiah tsaqafiyah. Maksudnya adalah program-program dan kegiatan-kegiatan yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh peserta tarbiyah dalam rangka ilmu pengetahuan dan wawasannya.
  6. Jasadiyah. Maksudnya adalah program-program dan kegiatan-kegiatan yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh peserta tarbiyah dalam rangka menjaga dan memelihara kesehatan jasmani dan tubuhnya serta menyiapkannya untuk menjadi pendukung da’wah.
  7. Iqtishadiyah. Maksudnya adalah program-program dan kegiatan-kegiatan yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh peserta tarbiyah dalam rangka melatih dirinya agar berpenghasilan dan tidak menjadi beban bagi sesamanya.
  8. Mihariyah. Maksudnya adalah program-program dan kegiatan-kegiatan yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh peserta tarbiyah dalam rangka menumbuhkan, menjaga, mengarahkan dan meningkatkan bakat, kecenderungan dan modal-modal dasarnya.
  9. Ijtima’iyah. Maksudnya adalah program-program dan kegiatan-kegiatan yang direkomendasikan untuk dilakukan oleh peserta tarbiyah dalam rangka menumbuhkan, menjaga, memelihara, mengarahkan dan meningkatkan syakhshiyyah ijtima’iyah (kemasyarakatan, keorganisasian, kebersamaan) yang ada pada dirinya.