MENGINTIP KEGIATAN AKWHAT PADA HARI PERTAMA SMD 2016

92d47f8f-3fc8-4c7e-997e-0dd777a7dc80
(Foto: Sumayyah Amini) Para peserta Akhwat menuju ke Basecamp masing-masing)

SMAIT IFBS. MUNGKID. Sebagian besar dari para peserta akhwat, telah menantikan pelaksanaan SMD 2016. Bahkan, ada kelas tertentu yang menuliskan pada papan tulis, hitungan mundur ke hari dilaksanakannya SMD 2016. Ini menjadi sebuah tanda bahwa antusiasme yang dimiliki oleh para peserta cukuplah tinggi dalam menantikan pelaksanaan SMD 2016. Hingga akhirnya hari itupun datang.

 

image4177
(Foto: Sumayyah Amini) Para Peserta bergotong royong menurunkan perlengkapan dari kendaran


 Pada awal kegiatan SMD 2016, yaitu pada hari pertama, para pesera mengikuti Apel Pemberangkatan bersama Ibu Kepala Sekolah. Setelah itu, para peserta langsung diberangkatkan ke tempat dilaksanakannya SMD 2016. Sesampainya di desa Girirejo, mereka saling bergotong royong menurunkan barang-barang mereka dari kendaraan mereka. Kemudian mereka menuju ke Balaidesa Maduretno untuk mengikuti acara penerimaan. Seusai dari acara penerimaan, mereka melakukan survey singkat terhadap lokasi yang akan mereka tempati. Setelah itu mereka pun menuju basecamp masing-masing.

 

ggg
(Foto: Sumayyah Amini) Aktifitas Para Peserta di basecamp dapur makan

 

AmOcbDn-4Y8_28Qw1V1EOYIOJ10YHvCA4jUaxZBJBKsN
(Foto: Umar F) Para Peserta Berdiskusi tentang rencana kegiatan esok hari.

 

Sesampainya di basecamp di dusun masing-masing, mereka mempersiapkan diri untuk kegiatan beberapa hari kedepan. Dilanjutkan diskusi perkelompok pada malam harinya untuk menentukan kegiatan apa yang akan dilakukan keesokan harinya, dengan melaporkannya kepada pendamping SMD 2016 terlebih dahulu. [Fu]

 

PENYAMBUTAN PESERTA SMD AKHWAT 2016 DI DESA MADURETNO

Am8UO6nrFlTKfoEB6ZWk_LiIO08oBcxEFtToI4McAI9n (1)
(foto: Umar F) Para Peserta Acara Penerimaan Peserta SMD 2016 di Maduretno.

 

SMAIT IFBS. MADURETNO. Kesahajaan, itulah yang tertangkap oleh peserta SMD 2016 akhwat ketika mereka tiba di desa Maduretno, salah satu desa tempat dilaksanakannya SMD 2016. Mereka disambut di balai desa dalam acara penerimaan peserta SMD 2016 akhwat.

Hadir dalam penyambutan tersebut adalah kepala desa Maduretno, Bapak Edi beserta para kepala dusun yang ada di Maduretno. Sedangkan dari SMAIT IF, ada beberapa ustadzah, dan juga disertai oleh Waka Kesiswaan, Ustadz. Umar. Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Desa Maduretno. Dalam acara tersebut, sebagai perwakilan dari SMAIT IF, Ustadz Umar menyampaikan beribu terima kasih dan sambutan yg sangat hangat penuh keramahan. Beliau berharap semoga SMD 2016 menjadi sarana untuk menjalin ukhuwah antara warga desa maduretno dengan sekolah SMA IT IHSANUL FIKRI, serta memohon arahan serta bimbingan agar para Bapak Kadus agar membimbing para peserta untuk bisa berinteraksi dengan masyarakat secara baik.

 

cb98312a-2f7b-4921-9786-ddaf569d5846
(Foto: Sumayyah Amini) Keceriaan Acara Penerimaan Peserta SMD 2016 di Maduretno.

 

Sedangkan Bapak Edi selaku kepala desa Maduretno,  menyambut dengan penuh gembira atas kegiatan sosial yang dilaksanakan di masyarakat tersebut.  Beliau menyampaikan harapan beliau terhadap peserta bahwa merekalah anak-anak calon pemimpin masa depan, karena sebagai pemimpin harus mengerti kondisi masyarakat dan suka mengabdikan diri untuk kepentingan umat.

 

c1589b15-e971-401f-a8aa-bf99603cd824
(Foto: Sumayyah Amini) Kepala Desa Maduretno sedang menyimak Ustadz Umar.

 

Perlu kita ketahui bersama, bahwa ada 4 dusun yang akan menjadi lahan kontribusi sosial para peserta SMD akhwat di desa Maduretno, yaitu dusun Wates, Njono, Krajan dan Bojong. Setelah acara penyambutan dan penerimaan, para peserta terjun ke tempat masing-masing yang telah dibagikan oleh panitia SMD 2016. [Fu]

APEL PEMBERANGKATAN SMD 2016 (SANTRI MASUK DESA)

Aplfi7GSXXuqfFCB5zgiGOjx5QtC_M1tcI9z0Q3G2cJy

(Foto: Husaen) Siswa Ikhwan Mengikuti Apel Pemberangkatan SMD 2016

 

SMAIT IFBS. MUNGKID. Senin, 29 Februari 2016, akan menjadi awal petualangan para siswa dan siswi SMAIT Ihsanul Fikri dalam kegiatan Santri Masuk Desa atau yang sering disebut dengan SMD. Program ini, rutin diadakan setiap tahun sebagai bentuk aplikasi salah satu selogan SMAIT IF, Kontributif. SMD juga bertujuan untuk membangun kepekaan sosial para siwa dan siswi agar berguna bagi masyarakat dan bangsa.

 

AnnZnvvMzVr9xeE0fEwWTxYRWA2fJCHVWeY5ZuDM84ar

(foto: Sumayyah Amini) Taujih Hamasah oleh Ibu Kepala Sekolah dalam Apel Pemberangkatan SMD 2016 Akhwat.

SMD 2016, diawali dengan apel pemberangkatan yang terpisah antara ikhwan dan akhwat. Di tempat apel pemberangkatan ikhwan, Ustadz Umar selaku waka kesiswaan memberikan pesan kepada para peserta bahwa mengabdi dengan suka rela dan ikhlas adalah jalan menuju kesuksesan dan kemulyaan. Sedangkan berbeda di apel akhwat, Ibu Kepala Sekolah Nur Cahyo, memberikan taujih Hamasah, taujih penyemangat kepada para Siswi, agar menjaga kesemangatan mereka selama SMD 2016.

 

Ap7wUDl3Enb0Qws56QYPTc12je9lAc05gQ3YF_ASV3Ha
(foto: Husaen) Usatadz Umar memberikan pengarahan pada Apel Pemberangkatan SMD 2016 Ikhwan

 

Peserta SMD 2016 Ikhwan dan akhwat diterjunkan ke lokasi yagn berbeda. Ikhwan akan mengikuti SMD 2016 di desa Grabag dan sekitarnya,  sedangkan untuk Akhwat bertempat di Desa Kalibening dan sekitarnya. [Fu]

DETIK-DETIK AKHIR ITU MULAI TERASA

1375794_1100363506681654_5823675128805392431_n(Foto: Fu) Siswa kelas XII SMAIT IF mengikuti Ujian sekolah 2015/2016

SMAIT IFBSMUNGKID. Hari, jam, menit, dan detik menjelang masa akhir belajar para siswa/i kelas XII SMAIT IF pun mulai terasa. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan mereka dalam Ujian Sekolah yang akan berlangsung dari tanggal 29 Ferbuari hingga 7 Maret 2016 ini. Ujian yang hampir mempunyai setting yang mirip Ujian Nasional ini, tentu merupakan bagian yang penting bagi mereka karena harapannya hal ini terjadi hanya satu kali saja dengan hasil yang memuaskan. Untuk itu, terlihat para peserta ujian ini, antusias dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan.

 

12802890_1100363636681641_1413154167177305408_n(foto: Fu) Siswi Kelas 12 SMAIT IF antusias dalam mengiktui Ujian

Sebelumnya, siswa-siswi SMAIT IF kelas XII, wajib mengikti UCO yang rutin diselenggarakan 1 minggu sekali untuk taip-tiap mata pelajaran yang akan diujikan dalam UN nanti. Justru karena rutinitas ini, dikhawatirkan kewaspadaan dan kehati-hatian peserta berkurang, dalam mengerjakan soal-soal Usek. hal tersebut selaras dengan apa yang disampaikan oleh Ibu kepala sekolah saat Apel Doa Bersama, ” Ini adalah Ujian Sekolah yang tentunya berbeda dengan UCO yang selama ini kalian ikuti. Untuk itu, kalian harus serius dan tidak menyepelekan Usek ini.”

[Fu]

 

TENGADAH TANGAN SISWA AWALI USEK 2015/2016

P_20160229_065919 (foto: Fu) Siswa Kelas 12 Khusyuk Berdoa dalam acara Apel Doa Bersama Usek 2015/2016

 

SMAIT IFBS. MUNGKID. 29 Feb 2016. Pagi itu, sinar  terik matahari belum sempat menembus halaman SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid, akan tetapi, mereka telah tegap berbaris bersiap untuk menghadapi salah satu ujian dalam hidup mereka. Mereka, adalah para siswa dan siswi kelas 12 yang insyaAllah siap bertempur menghadapi Ujian Sekolah yang diselenggarakan dari tanggal 29 Februari sd 7 Maret 2016.

Dengan khusyuk, mereka menyimak pengarahan dari kepala sekolah SMAIT IFBS, Dra. Nur Cahyo Hidayati, pada acara doa bersama tersebut. Beliau berpesan kepada mereka, agar serius, bersungguh-sungguh dalam mengikuti ujian sekolah tersebut. Dan yang tak kalah penting adalah, pesan beliau supaya tidak lupa berdoa, dan tidak meniggalkan rutinitas ibadah harian mereka, terutama tilawah, dalam masa-masa ujian sekolah tersebut.

P_20160229_065006(Foto: Fu) Bu Nur Cahyo Memberikan Pengarahan Kepada para Siswa Kelas 12

 

Setelah itu mereka berdoa dengan dipimpin oleh Ustadz Muhtadi, Lc. Seketika terlantun panjatan doa dari beliau, para peserta acara tersebut menundukkan kepala, menengadahkan tangan, mengamini apa yang terucap dari beliau. Tidak sedikit dari para siswa, yang memejamkan mata, mengerutkan dahi, hingga terdengar isak, tanda betapa tinggi dan sungguh-sungguh pengharapan mereka kepada Allah Subhaanallaahuwata’alaa.

P_20160229_065820(Foto: Fu) Ustadz Muhtadi Dengan Khusyuk Memimpin Doa Bersama.

 

Selanjutnya para peserta melantunkan Asma’ul Husna bersama-sama dengan lembut. Kemudian diakhiri dengan takbir secara bersama, sekali, akan tetapi, gelegar gemanya tidak henti begitu saja, tanda akan semangat dan optimisme mereka dalam menghadapi Ujian Sekolah.

Setelah bersalam-salaman dengan para ustadz (bagi siswa ikhwan) dan ustadzah (bagi siswi akhwat), mereka memasuki kelas dengan tertib dan mengikuti Ujian Sekolah. [Fu]


TEKNIS PELAKSANAAN UJIAN PPDB SMAIT IF 2016/2017

20160218100720

TEKNIS PELAKSANAAN UJIAN PPDB SMAIT IF 2016/2017

UPDATE PPDB SMAIT IF 2016

A. Persyaratan yang Harus Dibawa

1. Cetak formulir pendaftaran (Dibawa untuk wawancara wali siswa)
2. Surat pernyataan bermaterai Rp. 6.000,- (Dibawa untuk wawancara wali siswa)
3. Kuitansi bukti pendaftaran atau bukti transfer pembayaran
4. Foto copy raport kelas 7 dan 8 (semester I – IV)
5. Foto copy Kartu Keluarga
6. Foto copy Akta Kelahiran
7. Pas foto ukuran 3 x 4 sebanyak 4 lembar

.
B. Perlengkapan yang Harus Dibawa Siswa
1. Alat tulis berupa pensil 2B, penghapus, pulpen
2. Seragam rapi dan sopan (menutup aurat dan bukan kaos)
3. Bersepatu

.
C. Materi Tes PPDB 2016
1. Tes Potensi Akademik (TPA) / Psikotes
2. Matematika dan Bahasa Inggris
3. Tes Kemampuan Baca Al-Qur’an
4. Wawancara Wali Siswa bersama Yayasan
5. Tes tambahan khusus program tahfidz (hafalan Q.S. ShSad (38): ayat 62 sd 83

.
D. Jadwal Tes PPDB 2016
Pelaksanaan tes pada Ahad, 21 Februari 2016 bertempat di gedung SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid. Berikut ini jadwal pelaksanaan selama tes berlangsung :

1. 06.30- 07.30 WIB : Registrasi Ulang oleh Wali (pengumpulan syarat dan berkas) di GOR.
> Kemudian Siswa menuju ruang tes dan Wali siswa menuju masjid Mujahidin Putra

2. 07.30- 12.00 WIB : Pengarahan sekaligus Wawancara untuk Wali Calon Siswa.
> Pengarahan bertempat di halaman belakang Gedung Asrama ikhwan SMP, dilanjutkan wawancara di GOR H Asy’ari

3. 07.30 – 10.00 WIB : Tes Tertulis siswa
> Peserta Putra : di Gedung SMAIT IF Putra
> Peserta Putri : di Gedung SMAIT IF Putri

4. 10.00 – 12.00 WIB atau sampai dengan selesai : Tes Tahsin/tahfidz dan ukur seragam
> Tempat Tes tahsin/tahfidz sama dengan tes tertulis
> Ukur seragam Putra : di Aula SMAIT IF Putra
> Ukur Seragam Putri : di Lab. IPA SMAIT IF

.

*Test untuk program tahfidz, diperkirakan selesai sampai sore.

*Bagi yang telah selesai semua agenda tes, setelah ISHOMA diperbolehkan pulang jika semua urusan sudah selesai.

*Bagi calon siswa dan calon wali siswa yang menghendaki untuk datang sebelum waktu tes
(H-1) dan menghendaki penginapan, dari panitia merekomendasikan tempat home stay yang terdekat dan biaya terjangkau. Silahkan hubungi Bapak H. Mukhlasin HP. 085229182540 (Home Stay Roro Mendut)

*Bagi yang ingin mengganti dari Reguler ke Tahfidz, harap konfirmasi ke panitia maksimal 19 Februari 2016, pukul 24.00.
*Teknis pelaksanaan bisa berubah sewaktu-waktu dan jika ada perubahan, akan diumumkan lebih lanjut.

terima kasih.

MUDA, TAMPAN, HAFAL QUR’AN

 

IMG_4634

Menghafalkan Al Quran memang bukan perkara yang mudah, butuh waktu yang lama hingga bisa menghafalkan 30 Juz Al Quran. Namun jika kita mau berusaha dan bersungguh-sungguh maka apapun bisa terjadi.

Begitulah yang dialami seorang siswa berusia 17 tahun ini, namanya adalah Hanif Alfian, siswa yang mampu menghafalkan 30 juz Al Quran dalam berbagai aktifitas dan kesibukan yang ada sebagai ketua divisi bahasa OSIS SMAIT Ihsanul Fikri 2016. Siswa kelahiran 7 Mei 1999 ini mulai memiliki niatan menghafal Al Quran sejak kecil karena membaca hadits yang berisi keutamaan menghafal Al Quran yakni bisa menyelamatkan orangtua di akhirat kelak.

Hanif, adalah salah satu siswa yang saat ini duduk di kelas tahfidz XI IPA1 SMAIT Ihsanul Fikri yang berasal dari Sleman Yogyakarta. Pada tanggal 7 februari lalu Hanif telah mampu menyelesaikan setoran 30 juznya. Hanif sebenarnya telah memiliki tabungan hafalan 15 Juz Al Quran sebelum bergabung dengan SMAIT Ihsanul Fikri.  Namun hafalan 15 juz tersebut Ia peroleh dalam waktu 3 tahun di Pesantren ibnu Abbas Klaten.

Hanif datang ke SMAIT Ihsanul Fikri di saat yang tepat. Saat mendaftar, SMAIT Ihsanul Fikri baru saja membuka progam khusus kelas tahfidz yang menargetkan hafalan 15 juz selama 3 tahun. Namun demikian ia dapat menyelesaikan 15 juznya hanya dalam waktu tempo satu tahun.

Saat menyetorkan hafalan terakhirnya, hanif tampak bergembira. Hanif bersyukur telah diberi banyak kemudahan yang menakjubkan  oleh Allah.

terucap syukron katsiro kepada asatidz yang telah membimbing dengan sepenuh hati sekaligus kepada kedua orang tua dan teman teman yang selalu memberikan suntikan motivasi sehibgga saya dapat menyelesaikan setoran hafalan 30 juz ini. Jazakumullah khoiron katsiro. Dan semoga kita semua selalu dimudahkan dalam menjaga alquran alkarim” kata Hanif

Sekarang ini Hanif sedang murojaah hafalannya suntuk persiapan ujian akhirnya. Semoga Allah menjadikan kita dan keluarga kita termasuk menjadi ahlul Quran.

 

(Penulis: Husaen Sastranegara)