PENGUKUHAN GURU QURAN : Sebanyak 315 santri dan santriwati dari Arktik Generation SMAIT Ihsanul Fikri dikukuhkan sebagai guru Quran. Mereka diharapkan mampu mengajarkan Alquran dengan standarisasi.
RADARSEMARANG.ID, MUNGKID – Sebanyak 315 santri dan santriwati dari Arktik Generation dikukuhkan sebagai guru Quran metode Ummi, Sabtu (22/2/2025).
Kegiatan berlangsung pukul 19.45 setelah salat Isya di GOR H. Asy’ari SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid.
Kegiatan diikuti para santri dan santriwati kelas XII Arktik Generation bersama para wali santri.
Acara selesai pada pukul 22.30. Harapannya setelah dikukuhkan, siswa/i SMAIT Ihsanul Fikri mampu mengajarkan Alquran dengan standarisasi metode ummi dengan baik.
“Semoga, setelah ini, anak-anak bersemangat untuk menyebarkan dan mengajarkan Alquran di manapun mereka berada setelah mereka tersertifikasi,”ungkap Koordinator Tahfidz SMAIT Ihsanul Fikri Masyhuda.
Acara diawali dengan pertemuan pertama Sertifikasi Guru Quran Metode Ummi pada Kamis 13 Februari 2025 di tiga ruangan.
Kegiatan ini diikuti kelas XII Arktik gen selama 3 hari yakni 13 sampai 15 Februari 2025.
Pada pertemuan perdana, anak-anak dikenalkan dengan metode pengajaran Quran metode ummi dan cara pengajaran jilid 1 dan jilid 2 menggunakan metode ummi.
Pada hari kedua, para siswa diberikan materi tentang pentingnya menjadi guru Alquran serta pengajaran jilid 3 sampai 5 memakai metode ummi.
Pada hari ketiga, para siswa mempelajari metodologi tadarus, metodologi ghorib dan metodologi tajwid.
Para siswa juga mempelajari administrasi pembelajaran, bagaimana menentukan jumlah jam pelajaran dan lainnya. Mereka juga melakukan praktik mengajar (microteaching).
Selanjutnya, pada 22 Maret 2025, bersamaan dengan Akhirussanah Artik Generation, akan lahir hafidz hafidzah baru dari Artik Generation.
Sejumlah 8 anak telah melalui berbagai tahapan untuk bisa dinobatkan sebagai wisudawan dan wisudawati tahfidz SMAIT Ihsanul Fikri.
Persyaratan untuk berhak mengikuti wisuda tahfidz di antaranya selesai menyelesaikan setoran hafalan 30 juz Alquran dan lulus tasmi’ 5 juz sekali duduk.
Selain itu, untuk standarisasi menjadi lebih ketat karena tidak hanya dinilai dari hafalan tapi juga bacaan yang terstandar metode ummi.
Maka, jumlah siswa yang berhasil tidak sebanyak angkatan-angkatan terdahulu karena prosesnya yang semakin ketat.
Ini merupakan bagian dari peningkatan kualitas dari para lulusan hafidz/ah SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid bacaannya, terstandarisasi.
“Termasuk, untuk menuju ke Mutqin yang lebih baik, kami lakukan dengan tasmi’ 5 juz sekali duduk,” tutur Kepala SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid, dra Nur Cahyo Hidayati. (*)Editor : Tasropi
RADARMAGELANG.ID, Mungkid – SMA IT Ihsanul Fikri (SMAIT) Mungkid, mengadakan Festivalif “Swavarna” 2024. Acara berupa rangkaian kegiatan yang berlangsung 10 hari. Dimulai Kamis (19/9/2024 hingga Minggu (29/9/2024).
Festivalif “Swavarna” dibuka pada Kamis (19/9/2024) dengan apel pagi dan peresmian acara oleh Kepala SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid, Dra. Nur Cahyo Hidayati di lapangan basket Putra.
Pada kesempatan tersebut digelar Festivalif Care yaitu donor darah, bakti sosial, serta santri peduli.
Donor darah diikuti siswa kelas 11, 12, serta guru karyawan SMAIT Ihsanul Fikri. Lalu kerja bakti di Desa Pabelan 1 dan 2 yang dilaksanakan mulai pagi hingga sore.
Yakni membersihkan masjid, saluran air, dan sepanjang jalan Desa Pabelan 1 dan 2. Sore hari diadakan pembagian 20 paket sembako senilai Rp 2 juta kepada masyarakat Desa Pabelan yang kurang mampu.
Selain itu ada santri peduli di Dusun Banyumari, Desa Gentang, Kecamatan Sawangan.
Kegiatannya, mengajar mengaji di TPQ Baitul Makmur, serta pembagian santunan kepada anak yatim-piatu dan mualaf senilai Rp 2,5 juta.
Festivalif Competition
Kegiatan lain adalah perlombaan pelajar nasional yang diadakan Kamis (19/9/2024) hingga Sabtu (28/9/2024) untuk pelajar SMP, SMA dan masyarakat umum.
Festivalif Competition terdiri dari 9 cabang perlombaan yang dibagi menjadi 2 jenis lomba.
Yaitu perlombaan online dan offline. Diikuti oleh 600 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam perlombaan online terdapat 4 cabang perlombaan berupa lomba poster digital, esai fotografi, speech dan baca puisi yang diselenggarakan mulai Kamis (19/9/2024) hingga Minggu (22/9/2024).
Untuk perlombaan offline terdapat 5 cabang perlombaan berupa MHQ, olimpiade, futsal, panahan dan wikana.
Tak hanya itu, pada Sabtu (28/9/2024) diadakan seminar literasi yang dihadiri peserta lomba MHQ, olimpiade, serta siswa kelas 12 SMAIT Ihsanul Fikri.
Seminar literasi kali menghadirkan Cahyadi Takariawan, seorang penulis best seller dari Jogjakarta sekaligus founder dari Wonderful Family Institute yang dimoderatori oleh Mirza Nadhif.
Cahyadi menyampaikan pentingnya membaca dan menulis bagi pemuda sebagai bentuk ekspresi diri dan untuk mengasah keterampilan dasar abad ke-21.
Menurut cahyadi, kegiatan menulis selama 8 menit setiap hari dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.
Sedangkan seminar nasional digelar Minggu (29/9/2024) yang dihadiri seluruh siswa SMP dan SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid di GOR H. Asyarie.
Dua pemateri yang mengisi acara adalah mantan ketua BEM Universitas Gajah Mada, drg Atiatul Muqtadir dan mantan ketua KAMMI, Zaky Ramadhan Rivai.
Acara dipandu moderator Alvarino Royhan pada sesi pertama dan Bahy Baihaqi untuk sesi kedua.
Drg Atiatul menyampaikan pentingnya kontribusi pemuda untuk membawa perubahan dan dampak baik bagi masyarakat sekitar.
Sedangkan Zaky menyampaikan kesuksesan yang diraih oleh pemuda berasal dari kegigihan serta jerih payahnya dalam menggapai impian.
Zaky berpesan kepada peserta untuk terus berjuang dan tidak patah semangat dalam meraih kesuksesan.
Konser Amal untuk Palestina
Konser amal di GOR H. Asy’arie menutup rangkaian kegiatan Festivalif Swavarna. Konser ini merupakan bentuk dukungan kepada warga Palestina.
Ustad Muhtadi Kadi selaku perwakilan yayasan menutup rangkaian kegiatan yang berlangsung 10 hari itu.
Konser dimeriahkan dengan penampilan D’NADA dari Arktik Generation yang membawakan 2 lagu “Saksi Perjuangan” dan “Semesta Berwarna”.
Sebagai bintang tamu tampil band Shoutul Harokah. Membawakan lagu “Palestina Tercinta”, “Hadapilah” dan “Saga Merah”.
Dalam penggalangan dana tersebut terkumpul Rp 15 juta disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat (LAZIS) Jawa Tengah.
Festivalif “Swavarna” menjadi wadah bagi pemuda untuk meningkatkan kompetensi minat bakat serta menggali potensi melalui ajang kompetisi yang sehat.
Juga meningkatkan kontribusi pemuda pada masyarakat melalui kegiatan sosial. Hal itu sesuai dengan tema kegiatan kali ini, “Ignite Stellar Dreams, Refine Noblesse Faith.” (rls/lis)Editor : Lis Retno Wibowo
PURWOREJO, purworejo24.com – Produk dengan nama Umat hasil karya tim dari SMA IT Ihsanul Fikri, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah, berhasil menjadi juara 1 dalam ajang lomba video Bisnis Model Canvas (BMC) tingkat Jawa Tengah – DIY tahun 2023, yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Purworejo, pada Selasa (7/11/2023).
Tim dari SMA IT Ihsanul Fikri itu berhasil menyisihkan peserta dari 9 tim SMA/SMK lain dalam babak penilaian 10 besar yang dilaksanakan di ruang seminar kampus timur Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Atas kemenangan itu, tim dari SMA IT Ihsanul Fikri berhak memboyong tropy kejuaraan, piagam dan uang pembinaan lomba Video BMC tingkat Jateng- DIY.
Dalam babak penilaian 10 besar, peserta lomba yang telah diundi secara berurutan melaksanakan presentasi dan paparan dari produk yang dibuat. Mereka memaparkan presentasi itu melalui video BMC yang telah mereka buat. Peserta juga menunjukkan secara langsung hasil produk dibuat, baik berupa makanan, kerajinan ataupun produk olahan yang dikemas secara kreatif dan menarik kepada dewan Juri.
Adapun hasil kejuaraan lain dari babak penilaian 10 besar itu dihasilkan juara 2 diraih oleh tim dari SMA Negeri 1 Kota Mungkid dengan nama produk Pure Serenity Cendle, juara 3 diraih oleh tim dari SMA Negeri 1 Kota Mungkid dengan nama produk Dharma Taru, juara harapan 1 diraih oleh tim dari SMA Negeri 1 Kota Mungkid dengan nama produk Nammora, dan juara harapan 2 diraih oleh tim dari SMA Negeri 1 Kota Mungkid dengan nama produk Ampyang Granola.
Sedangkan tim lain yang berhasil masuk 10 besar yakni produk Kojilak dari SMA MBS Zam- Zam, produk Pacar Gemoy dari SMA Negeri 1 Prembun, produk Kanilo dari SMA Negeri 1 Ngluwar, produk Mie Lambe Turah Pedas dari SMA Muhammadiyah Borobudur dan produk Mother Garden dari SMA MBS Zam- zam.
Ketua panitia kegiatan, Fatchan Maulana, mengatakan, BMC adalah singkatan dari Business Model Canvas yang merupakan suatu kerangka kerja yang membahas model bisnis dengan disajikan dalam bentuk visual berupa kanvas lukisan, agar dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah. BMC juga bisa menjadi salah satu alat strategi yang membantu untuk melihat lebih akurat model bisnis yang dijalani, mencangkup analisis strategi perusahaan secara internal maupun eksternal perusahaan, guna meningkatkan fokus dan kejelasan tentang apa yang ingin dicapai oleh bisnis seorang pengusaha. Selain itu, BMC bisa jadi salah satu media untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dari model bisnis, mencari ide-ide baru, serta mengembangkan bisnis untuk jangka waktu yang panjang.
“Lomba video BMC ini kita laksanakan untuk siswa SMA/ SMK tingkat Jateng – DIY, dengan mengambil tema Menciptakan Entrepreneur Muda yang Kreatif, Inovatif, Kompetitif dalam mengembangkan potensi peluang usaha di Era Digital. Karena dimasa sekarang ini banyak sekali perkembangan usaha melalui digital untuk wirausaha- wirausahanya,” kata Fatchan Maulana, saat ditemui disela kegiatan lomba.
Disebutkan, ada 36 tim yang menjadi peserta dalam perlombaan itu, mereka merupakan tim dari berbagai SMA/ SMK di Jawa Tengah dan DIY. Dari 36 peserta yang mendaftar, dilakukan seleksi penilaian secara online oleh panitia hingga terpilih menjadi 20 besar, kemudian dari 20 besar itu diserahkan kepada dewan Juri yang juga dinilai secara online hingga terpilih menjadi 10 besar. Dari 10 besar itulah, mereka diundang dalam satu forum dan dilakukan penilaian secara offline untuk menentukan juara.
“Lomba ini dilaksanakan dalam rangka Milad UMPurworejo yang ke -59 dan merupakan hasil kerjasama kami, yaitu program dari UKM Saint dan Teknologi bersama pihak kampus UMPurworejo,” jelasnya.
Fatchan berharap kedepan dengan adanya lomba video BMC itu, yang mendapat juara maupun yang tidak mendapat juara bisa mengambil pelajaran atau hikmah dari perlombaan itu sebagai motivasi untuk mengembangkan usaha yang di buatnya.
“Jangan hanya cuma ikut- ikutan karena lombanya saja,” harapnya.
Panitia Milad Sie Pekan Ilmiah dan Baksos, yang juga sebagai penanggungjawab Lomba Video BMC, Diah Panuntun Utami dari Unit Incubator Bisnis UMPurworejo, menambahkan, kegiatan lomba Video BMC merupakan rangkaian kegiatan terakhir seksi Pekan Ilmiyah dan Bakti Sosial dalam rangka Milad UMPurworejo ke- 59.
“Kegiatan lomba Viideo BMC ini hasil kerjasama atau bersinergi dengan UKM Saint dan Tekbologi UMPurworejo, karena memang personil kami terbatas, dan SainTek ada program yang hampir sama, nah ini kemudian kita bisa bekerjasama. Alhamdulillah kegiatan pada hari ini bisa berjalan dengan lancar, peserta juga banyak, ada 36 peserta yang mengikuti dan alhamdulillah sudah masuk ke babak final, ada 10 video terbaik yang yang masuk babak final ini,” tambahnya.
Dirinya berharap dengan adanya kegiatan lomba video BMC untuk anak- anak SMA/SMK tingkat Jateng- DIY itu bisa menambah keilmuan bagi para peserta, memotivasi mereka untuk merintis usaha, merintis bisnis agar saat mereka nanti memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi (mahasiswa) atau mereka hendak melanjutkan bisnis, mereka sudah memiliki usaha dari awal.
“Kemudian kegiatan ini juga sebagai salah satu cara dari UMPurworejo, untuk melakukan promosi kami ke SMA /SMK. Mudah- mudahan adek – adek yang hadir di kampus tercinta kami ini mereka bisa mendapatkan gambaran tentang Universitas Muhammadiyah Purworejo, dan nantinya berkenan untuk melanjutkan pendidikan di UMPurworejo,” harapnya.
Disebutkan, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan oleh seksi Pekan Ilmiyah dan Bakti Sosial dalam rangka Milad UMPurworejo ke- 59. Kegiatan itu diantaranya penyerahan Sertifikasi Halal untuk UMKM Kabupaten Purworejo, kegiatan Festival Band se- kedu, Festival kuliner UMKM Kabupaten Purworejo, kegiatan Sunatan massal, kegiatan Bakti Sosial untuk warga sekitar kampus dan terakhir adalah lomba Video BMC.
Sementara itu, Rektor UMPurworejo, Dr. Teguh Wibowo, M.Pd, menyambut baik kegiatan lomba Video BMC itu. Menurutnya, kegiatan itu juga sebagai salah satu bentuk promosi UMPurworejo, untuk mengenalkan ke masyarakat tentang UMPurworejo dan juga dalam rangka Milad UMPurworejo yang ke -59.
“Dan insyaallah nanti temen- temen juga mendampingi kegiatan lomba ini supaya bisa tumbuh usahanya. Ini adalah salah satu inisiasi usaha temen- temen disekolah, harapan kami ini bisa tumbuh dilingkungan sekolah, menginisiatif mereka untuk mengembangkan usahanya, walaupun masih dalam bentuk video kita harapkan kedepan mungkin bisa dalam bentuk kongkritnya, bener- bener usaha secara riil. Dan nanti bisa dikembangkan oleh mereka di tingkat perguruan tinggi,” harapnya.
Salah satu peserta dari SMA Negeri 1 Kota Mungkid, Sifa Askia, yang berhasil meraih juara 2 dalam lomba Video BMC itu, mengaku senang dan bangga jika timnya berhasil meraih juara.
“Jujur awalnya tidak berharap apa- apa apalagi saat disebutkan sampai juara tiga itu aduh kaya tidak ada harapan, tapi alhamdulillah malah disebut menang sebagai juara dua, dan rasanya itu antara syok dan bangga juga dengan diri kita sendiri, karena mampu sampai ketahap itu,” katanya.
Sifa yang masih duduk di kelas 11 mengaku, mengikuti perlombaan itu dari hasil penunjukkan dari guru atau mentor di sekolahnya. Dirinya ikut lomba bersama 4 tim lain yang berasal dari sekolah yang sama.
“Harapanya setelah menang ini dapat memotivasi diri kami lagi untuk terus mengembangkan usaha kami. Jadi agar produk kami bisa makin berkembang bisa makin bervariatif, dan sesuai masukan juri juga dapat berkembang lagi. Lomba ini memang dari awal sudah menarik bagi kami apalagi kan bidangnya kewirausahaan dan bikin BMC itu sesuatu yang baru apalagi pas presentasi ada rasa deg- degan sedikit tapi itu sangat menyenangkan dan kegiatan- kegiatan selingan perlombaan itu juga sangat menyenangkan apalagi didampingi oleh kakak- kakak dari UMPurworejo,” pungkasnya. (P24/Wid)
Kelas Inspirasi dan Buka Bersama Walikota Magelang
Kamis, 9 Februari 2023. Sejumlah 326 siswa SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid kelas 12 mengikuti kegiatan kelas inspirasi dan buka bersama Wali Kota Magelang pada jumat, 3 Februari 2023 dan Kamis 9 Februari 2023. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pendopo Pengabdian Rumah Dinas Wali kota Magelang pada sore hari dan bertujuan untuk memberikan wawasan dan inspirasi terhadap para siswa terkait kehidupan setelah lulus sekolah nanti. Terlebih walikota Magelang yaitu dr. H. Muchamad Nur Aziz,Sp.PD-KGH, merupakan seorang dokter spesialis yang berhasil menjadi walikota magelang.
“Kegiatan Kelas inspirasi ini melibatkan pihak luar yang kami anggap memiliki kapasitas untuk bisa menjadi inpirator bagi anak-anak. Dan alhamdulillah, pada kesempatan ini, kami bisa Bapak Walikota bisa meluangkan waktunya untuk para siswa belajar dan mendapatkan inspirasi dari beliau. Alhamdulillaahnya lagi bisa dirangkai dengan Buka Puasa Bersama, Kebetulan anak-anak menjalani program puasa Daud,” kata Nur Cahyo Hidayati selaku Kepala Sekolah SMAIT Ihsanul Fikri.
Dokter Aziz menyampaikan motivasinya agar anak – anak senantiasa pantang menyerah dan tidak putus asa dalam proses meraih cita – cita mereka. “Kalian tidak boleh menyerah. Saya juga pernah mengalami kegagalan saat mendirikan klinik. Dan saya belajar dari hal tersebut, serta saya tidak menyerah. Alhamdulillaah kini saya ada 4 rumah sakit. Ini karena saya selalu pantang menyerah dan selalu mencoba menjadi inspirator dimanapun saya berada, ” tutur Dokter Aziz dengan semangat saat menyampaikan materi ke anak-anak.
Para siswa pun mengikuti agenda dengan antusias, salah satunya ditandai dengan banyaknya siswa yang mengajukan pertanyaan sehingga sesi tanya jawab berlangsung dengan seru. Agenda dilanjutkan dengan buka puasa bersama dengan jamuan dari Bapak Walikota Dokter Aziz. Siswa meninggalkan lokasi setelah sholat isya untuk kembali ke asrama masing-masing. ()
Mungkid. Pada Rabu- Kamis, 18-19 Januari 2023 yang lalu telah diadakan kegiatan Supervisi Metode UMMI. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kualitas pembelajaran Al Qur’an di SMAITIF. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah guru tahsin tahfidz dan juga anak-anak kelas 10-12 putra dan putri. Dari hasil supervisi dan kunjungan UMMI Foundation tersebut, Dra. Nur Cahyo Hidayati selaku kepala sekolah menyampaikan bahwa bagi anak-anak yang memenuhi kriteria baik dalam metode UMMI sangat dimungkinkan mereka bisa memiliki sertifikasi UMMI sehingga setelah lulus mereka bisa mengajar Al Quran terlebih dengan menggunakan metode UMMI.
“Kabar yang membahagiakan karena kalau anak-anak memenuhi kriteria, mereka bisa dapat sertifikat UMMI dan mereka bisa gunakan untuk mengajar mengaji,” kata Nur Cahyo disela rapat guru setelah kegiatan berlangsung. ()
Mungkid, 20 Januari 2023. Dalam rangka pembinaan dan pengembangan Gugusdepan 12.127-12.128 Pangkalan SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid melaksanakan kegiatan Sosialisasi Saka Bakti Husada Jum’at, 20 Januari 2023 oleh Pimpinan Saka Bakti Husada Magelang yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan Magelang dan Puskesmas Mungkid. Peserta Sosialisasi Saka Bakti Husada terdiri dari segenap Pengurus Dewan Ambalan El-Khattab dan Al Khumaira sebagai pionir pelaksanaan kegiatan tersebut karena ke depannya akan diadakan secara rutin setiap pekan di hari Jum’at pukul 13.00 WIB dengan peserta seluruh Pramuka Penegak Laksana kelas XI SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid. Perlu diketahui bahwa Satuan Karya Bakti Husada adalah wadah pembinaan bagi para Pramuka di bawah naungan Dinas Kesehatan untuk meningkatkan minat, bakat, dan potensinya. Kak Mei selaku Pimpinan Saka Bakti Husada Magelang dalam sambutannya menyampaikan antusiasme pada perintisan Saka Bakti Husada di Mungkid dan berharap bisa memberikan pengalaman lebih kepada para Pramuka di SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid sampai dilantik menjadi anggota Saka Bakti Husada. Beliau juga menyampaikan bahwa Saka Bakti Husada sangat baik untuk diikuti karena dapat menjadi bekal bagi para peserta yang nantinya akan melanjutkan ke perguruan tinggi khususnya bidang kedokteran atau kesehatan.()
Mungkid, 16 Januari 2023. Try Out SNBT merupakan agenda terprogram dari SMA IT Ihsanul Fikri Mungkid khusus untuk peserta didik kelas XII yang akan menghadapi SNBT. Try Out terselenggara berkat kerja sama dengan Lembaga Bimbingan dan Konsultasi Belajar Nurul Fikri. Hasil dari Try Out ini akan diolah dan dianalisis oleh Tim Nurul Fikri untuk memberikan gambaran dan rekomendasi peserta didik ke jenjang perguruan tinggi. Ini merupakan try out kedua dari Bimbel Nurul Fikri.
Agenda ini bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik untuk lebih siap menghadapi SNBT. Peserta try out meliputi peserta didik kelas XII MIPA dan IPS yang total mencapai 323 anak. Agenda ini diselenggarakan pada 16-17 Januari 2023 di SMA IT Ihsanul Fikri Mungkid. Meskipun terkendala jaringan, peserta didik tetap mengikuti Try Out meskipun harus mengerjakan di luar kelas.
Selain dari bimbel Nurul Fikri, sebelumnya peserta juga telah mengikuti beberapa try out dari lembaga lain seperti SMART dan Eduprime.()
14 Januari 2023, PMR SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid (Avicenna) mengadakan kegiatan bertajuk Avicenna Peduli (HUMANIF). Kegiatan ini diikuti sebanyak 55 peserta yang terdiri dari masyarakat dusun Selak dan anak anak TPQ.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial anggota PMR, meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan dan diri sendiri. Rahmandhika Yusmahendra Putra. Kegiatan ini terdiri dari kegiatan sosial meliputi: Bagi bagi sembako,bersih bersih masjid dan lingkungan sekitar serta mengajar mengaji dan mensosialisasikan hidup bersih dan sehat. kepala dusun Selak sangat mengapresiasi kegiatan ini dan warga Selak juga terbantu dari kegiatan tersebut, juga anak anak TPQ sangat antusias dalam mengikuti acara ngaji bareng dan challenge challenge yang di berikan oleh Panitia.()
(29/8/2019) ‘Kontributif’ adalah salah satu visi sekolah kami tercinta SMA IT Ihsanul Fikri. Kontributif merupakan harapan besar sekolah agar kami – para siswa – dapat berkontribusi baik di dalam sekolah maupun masyarakat. Salah satu program unggulan sekolah yang bertujuan menjadi sarana siswa dalam berkontribusi adalah organisasi. Para siswa yang memasuki tahun kedua di SMA IT Ihsanul Fikri wajib mengemban amanah organisasi selama setahun. Senin, 29 Juli 2019 menjadi saksi pelantikan pengurus organisasi akhwat SMA IT Ihsanul Fikri masa jihad 2019/2020 yang dilaksanakan di GOR H. Asy’ari. Dengan begitu amanah yang telah diemban oleh angkatan 9 telah berpindah ke angkatan 10 yang saat ini menduduki kelas dua SMA.
Pembacaan naskah keputusan dibacakan oleh Bapak Yanwar Ibnu Hanif selaku pembina upacara pelantikan, menggantikan Kepala Sekolah yang sedang melaksanakan haji. Suasana berlangsung khidmat dan penuh haru. Mengingat bahwa menjadi seorang organisator tidak lah mudah. Amanah bisa membawa kita ke surga ketika kita sanggup menjalankan dengan baik namun amanah juga bisa mengantarkan kita ke neraka apabila kita lalai dalam menjalankannya. Puncak upacara pelantikan yang ditunggu-tunggu adalah penyematan pin organisasi dari perwakilan ketua organisasi dan ketua divisi organisasi yang sebelumnya kepada ketua organisasi dan ketua divisi organisasi yang baru dilantik. Sontak para siswa kelas tiga melaksanakan sujud syukur sebagai wujud syukur mereka atas tuntasnya amanah yang telah berjalan selama satu tahun lalu.
Selepas
itu Pak Hanif selalu pembina upacara menyampaikan amanat yang berintikan ucapan
terimakasih kepada organisator masa jihad 2018/2019 dan harapan kepada penerus
organisasi selanjutnya agar dapat menjalankan amanah dengan baik dari
sebelumnya. Regenerasi seperti ini mengajarkan para siswa bahwa estafet
kepemimpinan dalam suatu organisasi diperlukan demi keberlangsungan organisasi
itu sendiri.
Walakhir, purna organisator sebelumnya yang notabene sudah menginjak tahun ketiga masa SMA dapat lebih memfokuskan prioritas mereka pada sederet agenda di tahun ajaran terakhir ini. Untuk organisasi masa jihad 2019/2020 semoga selalu sukses dan senantiasa diberkahi.
(25/5/2019) Tepat sehari sebelum jadwal kepulangan para santri, Keluarga Besar Ihsanul Fikri menggelar acara yang bertajuk Gerakan Taqarrub Ilallah Spesial Ramadan sebagai bagian dari kegiatan Kampus Ramadan 1440 H.
Santri akhwat pada saat acara (dok. pribadi)
Acara yang bertempat di Lapangan Basket Akhwat ini diikuti oleh seluruh santri putra dan putri Ihsanul Fikri. Setelah dibuka oleh MC, pembacaan Alquran oleh salah satu santri putra menjadi agenda selanjutnya. Dan diteruskan dengan tausiyah oleh Ustadz Hanafi Yusya. Beberapa poin penting materi mengenai Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz Hanafi adalah bahwa puasa adalah perintah langsung dari Allah SWT untuk mencapai derajat taqwa. Selain itu, penyebab manusia tidak bertaqwa adalah peran iblis dan juga hawa nafsu. Selanjutnya, pada bulan ramadan ini kita dianjurkan untuk memperbanyak membaca ‘Allahumma inni ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fuanni’
Tausiyyah oleh Ustadz Hanafi (Dok. pribadi)
Acara selanjutnya adalah pembacaan doa diikuti penutupan. Kegiatan yang dilaksanakan pada menjelang magrib itu lalu berakhir dengan lantunan adzan merdu oleh muadzin dari kelas tujuh bernama Fikar yang juga diikuti dengan buka puasa bersama dan shalat magrib berjamaah.
Lantunan adzan merdu oleh Fikar ( dok. pribadi )
Tak cukup sampai situ salat isya dan tarawih berjamaah juga dilaksanakan di lapangan basket tersebut dan juga salat tahajjud, sahur, dan salat shubuh berjamaah pada keesokan harinya
Semoga amalan ibadah ramadan kita senantiasa diberkahi oleh Allah SWT. Aamiin.