JATENG MELAJU GRAND FINAL MHQ NASIONAL 2017

foto: Doc Pribadi Najmudin saat mendapat hadiah pada CQN.

Alhamdulillah. Pada gelaran Musabaqoh Hifdzil Quran PORSSIQU 2017 Nasional Jaringan Sekolah Islam terpadu, salah satu siswa SMAIT Ihsanul Fikri yang juga mewakili kontingen Jateng, berhasil lolos kebabak Grand Final yang insyaAlloh akan diselenggarakan pada 5Mei 2017 di Jakarta Convention Center.

Siswa tersebut bernama Najmuddin Farid yang merupakan siswa kelas X SMAITIF yang juga alhamdulillah telah berhasil menyelesaikan setoran hafalan 30 Juz nya.

Lomba MHQ PORSSIQU 2017 tersebut diikuti oleh 16 Provinsi yang dalam babak penyisihannya terdapat 23 peserta putra putri. Pada babak penyisihan 4 Mei 2017 yang lalu, peserta diberikan 3 amplop yang berisi 3 Soal hafalan, dan yang paling sedikit salahnyalah yang berhak maju ke babak grand final.

Pekan Olahraga Seni, Sains dan Al Quran atau PORSSIQU JSIT 2017 ini merupakan wahana untuk mempererat ukhuwah diantara sekolah dalam jaringan JSIT Indonesia. 

INFORMASI TEKNIS PELAKSANAAN TES PPDB 2017/2018

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.

Informasi pelaksanaan tes seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid berikut ini kami sampaikan beberapa hal yang perlu disiapkan terkait pelaksaan tes masuk :

PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU TP. 2017/2018 DITUTUP JUM’AT, 10 FEBRUARI 2017 PUKUL 24.00 WIB

UPDATE PPDB SMAIT IFBS 2017

A. Persyaratan Berkas yang Harus Dibawa

  1. Kartu tes (didownload oleh peserta di website dengan cara login dan menyelesaikan pengisian formulir sampai finalisasi data isian)
  2. Cetak formulir pendaftaran (diberikan oleh panitia pada waktu registrasi ulang)
  3. Menandatangi Surat Pernyataan bermaterai Rp. 6.000,- (Dicetakkan oleh panitia dan dibawa untuk wawancara wali siswa). Materai disediakan oleh panitia
  4. Kuitansi bukti pendaftaran atau bukti transfer pembayaran
  5. Foto copy raport kelas 7 dan 8 (semester I – IV)
  6. Foto copy Kartu Keluarga
  7. Foto copy Akta Kelahiran
  8. Pas foto ukuran 3 x 4 sebanyak 4 lembar berseragam OSIS

B. Perlengkapan Tes yang Harus Dibawa Siswa
1. Alat tulis berupa bulpoint, pensil 2B, dan penghapus)
2. Seragam rapi dan sopan (menutup aurat dan bukan kaos), bukan seragam sekolah
3. Bersepatu dan berkaos kaki

C. Materi Tes PPDB 2017
1. Tes Potensi Akademik (TPA) / Psikotes
2. Matematika dan Bahasa Inggris
3. Tes Kemampuan Baca Al-Qur’an dan Hafalan Juz 30
4. Wawancara Wali Siswa bersama Yayasan
5. Tes tambahan khusus pendaftar program tahfidz (materi hafalan yang diujikan akan diumumkan H-2 sebelum tes melalui media kehumasan resmi seperti SMS, Whatsapp, Website, dan Facebook)

D. Susunan Acara Tes PPDB 2017
Pelaksanaan tes pada Ahad, 12 Februari 2017 bertempat di gedung SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid. Berikut ini agenda pelaksanaan selama tes berlangsung :

  1. 06.30- 07.30 WIB : Registrasi Ulang oleh Wali Siswa (pengumpulan berkas persyaratan) di GOR H. Asy’ari. Kemudian siswa menuju ruang tes di Gedung SMAIT IFBS dan Wali siswa menuju masjid Mujahidin Putra untuk penyambutan dan pengarahan oleh Yayasan (Putra di lantai 1 dan Putri di Lantai 2)
  2. 07.30-10.00 WIB : Tes Tertulis Siswa (Tes Potensi Akademik, Bahasa Inggris, dan Matematika).
    1. Peserta Putra : di Gedung SMAIT IFBS Putra
    2. Peserta Putri : di Gedung SMAIT IFBS Putri
  3. 10.00 – 12.00 WIB : Tes Tahsin/tahfidz di ruang yang sama sewaktu tes tertulis dan dilanjutkan ukur seragam
    1. Ukur seragam putra : Kelas XI IPA 2 SMAIT IFBS Putra lantai 2
    2. Ukur seragam putri : Laboratorium Kimia SMAIT IFBS Lantai 2
  4. 07.30-08.30 WIB : Penyambutan dan Pengarahan oleh Pengurus Yayasan Tarbiyatul Mukmin Pabelan bertempat di Masjid Mujahidin Putra
  5. 08.30-12.00 WIB : Wawancara calon wali siswa bersama Pewawancara di GOR H. Asy’ari dengan membawa berkas formulir dan surat pernyataan bermaterai dan telah ditandatangani. Berkas formulir dan surat pernyataan dikembalikan ke pewawancara setelah selesai wawancara
  6. 12.00-13.00 WIB : Ishoma. Bagi yang telah selesai semua agenda tes (kecuali program tahfidz), setelah ISHOMA diperbolehkan pulang jika semua urusan sudah selesai.
  7. 13.00-15.00 WIB : Tes Program Tahfidz di ruang yang sama sewaktu tes tertulis. Setelah tes tahfidz dilaksanakan, peserta langsung dapat pulang. Materi bisa dilihat di klik http://wp.me/p78PmM-lA

E. Informasi Tambahan

  1. Bagi yang ingin mengganti dari Reguler ke Tahfidz, harap konfirmasi ke kontak panitia maksimal 10 Februari 2017, pukul 15.00 WIB
  2. Panitia tidak menyediakan tempat bermalam di komplek dalam sekolah, bagi calon siswa dan calon wali siswa yang menghendaki untuk datang sebelum waktu tes (H-1) dan menghendaki penginapan, dari panitia merekomendasikan tempat home stay yang terdekat dan biaya terjangkau. Pemesanan home stay silahkan hubungi Bapak H. Mukhlasin HP. 085229182540 (Home Stay Roro Mendut)
  3. Teknis pelaksanaan bisa berubah sewaktu-waktu dan jika ada perubahan, akan diumumkan lebih lanjut

F. Kontak Panitia

  1. Ustadz Ahmad Fuad, S.Pd.              : 085727291061
  2. Ustadz Yanwar Ibnu Hanif, S.Pd.  : 085743020585
  3. Ustadz Umar Fadlullah K., Lc.       : 085799160009
  4. Ustadzah Inayah Kurniasih, S.S.   : 085643880750

 

Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

SEMPAT INGIN SUDAHI SEMUA, TAPI INI PILIHANKU

image

SMAIT IFBS. MUNGKID. Setelah sebelumnya ada Hajar dan Churfatul, kini alhamdulillah bertambah satu lagi alumni SMAIT IF yang berhasil menyelesaikan setoran hafalan Qur’annya 30 Juz di Pondok Quran. Dia adalah Iffah Fathan Salsabila, alumni SMAIT IF generasi ke-4 yang berasal dari Temanggung, jawa tengah. Berbagai hal mewarnai proses hafalan Qur’annya. Seperti apa, berikut adalah cerita dari Iffah untuk anda semua sebagai hasil dari wawancara kami.

Assalamualaikum.
Saya sangat bahagia mendapat kesempatan hebat untuk memuja-Nya.
Pada setiap titian yang saya anggap sedikit membosankan. Terlebih ketika melewati ayat ayat tentang syurga dan neraka. Rasanya seperti orang gila karena sedikit-sedikit tersenyum membayangkan kebahagiaan di syurga. Kemudian baru sepersekian detik berlalu, air mata meleleh demi melewati ayat-ayat tentang adzab.

Bahkan terkadang, rasa rasanya ingin menyudahi saja semuanya. Tapi lagi-lagi, seperti ada yang memanggil untuk menyelesaikan apa yang sudah menjadi pilihan. Kata ibu, “Dulu Kamu yang memilih, Kamu tidak punya alasan untuk putus di tengah jalan!”

Dan pada akhirnya, Allah menghendaki 19 maret 2016 adalah waktu yang pas untuk menyelesaikan setoran hafalan saya. Tepatnya ketika senja mulai menyeruput awan-awan hitamnya. Kala itu air mata membanjir seakan tak mau ditahan. Satu satunya doa yg terpanjat adalah, ” Ya Allah… Istiqomahkan aku bersama Kalam-Mu… Aamiin.”

Iffah Fathan Salsabila
Alumni SMAIT IF Generasi ke-4.

Begitulah cerita singkat tentang perjalanan Iffah dalam menghafalkan Qur’an. Berat, akan tetapi jika terus menerus dan pantang menyerah, ternyata…. BISA. []

(Reporter: Hajar K)
(Editor: Fu)

SETELAH KE CHINA, KINI KE JEPANG

image
(Foto: Fu) Hirzi memulai sharing pengalaman dihadapan jamaah sholat jumat.

Setelah ke China, kini ke Jepang

SMAIT IFBS. MUNGKID. Tepat seusai sholat Jum’at berjama’ah di Masjid Mujahidin Ihsanul Fikri Pabelan pada 26 Maret 2016, salah satu alumni SMAIT IF dari generasi ke-3 berkesempatan untuk memberikan motivasi dan sharing pengalaman kepada para siswa SMAIT dan SMPIT Ihsanul Fikri.

image
(Foto: Fu) Hirzi memberikan semangat kepada siswa SMP dan SMAIT IF

Dia adalah Ahmad Hirzi FT alumni yang saat ini sedang menempuh pendidikan S1 di UNS Surakarta. Kedatangannya adalah dalam rangka meminta restu kepada para ustadz dan ustadzah Ihsanul Fikri agar diberi kelancaran dalam presentasi karya ilmiahnya di Jepang. Pada sore hari itu juga dia bersama teman-temannya akan bertolak ke Jepang untuk mempresentasikan karya ilmiahnya yang berjudul “Stigma on Schizophrenics in “Griya PMI Peduli”, Surakarta, Indonesia.”

Dalam bebagi pengalaman dan motivasinya, dia menyampaikan bahwa modal utama untuk meraih keberhasilan adalah Greget. Kemudian merubah Greget menjadi tenaga dalam usaha meraih sukses. Dia juga menanyakan kepada adik-adiknya, mau jadi apa mereka diantara 7 milliar orang di dunia ini, apakah debu, pasir, kerikil, atau apa? Hal itulah yang memotivasinya untuk terus berprestasi.

Salah satu siswa ada yang bertanya kepadanya, apa kunci sukses mampu berbahasa inggris. Dia pun menjawab,” Bahasa inggris bagus karena latihan.  Kemudian, kembali ke niat. Sebrapa besar niatnya. Harus ada niat yg besar. Niat, latihan dan jangan malu. Bahasa adalah Kunci Dunia.”

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Hirzi telah menyelesaikan program pertukaran pelajar yang berlangsung selama 6 bulan di negeri tirai bambu, China. []

(Fu)

KISAH si NANA, sang Hafidzah dari Atmosfer.


fb_img_1458519552794.jpg

“Alhamdulillah, telah lahir Hafizhah Pondok Quran ke-70, Alumni SMAIT Ihsanul Fikri Angkatan ke-3, yaitu “CHURFATUL JANNAH, AlHafizhah” sudah menyelesaikan setoran hafalannya pada tanggal 11 Maret 2016,” adalah status halaman SMAIT IF yang diunggah setelah salah satu alumni ketiga SMAITIF, berhasil menyelesaikan setoran 30 juznya.

Nana (Sapaan akrabnya) lahir di Bantul, pada 20 April 1995 dan telah menyelesaikan setoran hafalannya selama kurang lebih 1 tahun 8 bulan 11 hari.

Nana mengungkapkan, ketika menghafal dalam setiap langkahnya pasti ada rasa bosan, malas, atau greget. Akan tetapi, semua itu adalah rintangan yang harus dilalui. Karena semakin bertambah hafalan, maka semakin besar ujian yang ada.
Dengan ijin Allah, saya pun bertekad dengan kunci kesabaran, semangat, dan keyakinan bahwa saya pasti bisa.

Alhamdulillah, awalnya di perkirakan oleh Ustadzah saya kalau saya akan selesai menyetorkan hafalan 30 juz pada hari sabtu. Tapi subhanalloh, dengan kekuasaan Allah
hari jum’at pun saya selesai menyetorkan hafalan 30 juz.

Alhamdulillah, dengan rasa syukur timbul kebahagiaan. Terlebih lagi, ketika umi saya menelepon, umi kanget,
terkejut, serta menangis, Umi pun berkata, “Subhanallah mbak, umi dan abi ridho. Semoga berkah, aamiiin.”

Saya berpesan kepada adik – adikku di Ihsanul Fikri, terutama kelas 12, untuk tetap semangat.
Keinginan demi keinginan hanya akan berhenti sebagai angan- angan.
Keinginan itu hanya akan nyata bila kita berusaha mewujudkannya melaui program dan amalan.()

Churfatul Jannah Al Hafidzah,
Alumni SMAIT Ihsanul Fikri, Atmosfer (generasi ke-3)