Open this link, and do the test. Thank You
Month: April 2017
PENGUMUMAN SNMPTN 2017 SMAITIF
MUNGKID. Sore ini, menjadi salah satu  sore yang bersejarah bagi siswa/i kelas 12, pasalnya sore ini sekolah mengumumkan hasil dari SNMPTN 2017 kepada mereka. Pengumuman ini bertempat di Masjid Mujahidin dan disampaikan secara lisan oleh waka kurikulum ustadz Mualimin.
Siswa/i terlihat deg-degan, dan beraneka rasa campur aduk, ada juga yang terlihat berdzikir dan berdoa. Dan satu persatu nama yang lolos SNMPTN pun diumumkan. Nama-nama yang diumumkan disambut riuh dengan teriakan takbir dan juga peluk haru dari teman-temannya.
Alhamdulillah, tahun ini jumlah yang diterima SNMPTN meningkat dari Tahun lalu dari 14 menjadi 20 siswa/i.
Berikut adalah daftar nama siswa beserta jurusan dan universitasnya yang lolos SNMPTN 2017.
Barokalloh kepada semua, semoga bermanfaat dan menjadi wasilah dakwah kedepan. Bagi yg belum, yakinlah rencana Alloh lebih indah. 🙂
EDARAN 17 APRIL 2017
YAYASAN TARBIYATUL MUKMIN PABELAN
SMA ISLAM TERPADU IHSANUL FIKRI MUNGKID
Terakreditasi : A
Jl. Pabelan I Pabelan Mungkid Magelang Kode Pos 56551Telp./Fax (0293) 3280974
Web : smait.ihsanulfikri.sch.id, Email: smaitihsanulfikri@gmail.com.
Mungkid, 17 April 2017
Nomor : 224.7 / 041/ 12-224 /2017
Hal : Pemberitahuan
Kepada Yth.
Siswa dan Orang Tua / Wali Siswa
Kelas X dan XI
Di Tempat
Puji Syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya. Sholawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya hingga yaumul qiyamah nanti.
Sehubungan dengan upaya peningkatan ketertiban siswa SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid Tahun Pelajaran 2016/2017, maka kami beritahukan beberapa hal sebagai berikut :
1. Siswa diperbolehkan mengikuti Ujian Kenaikan Kelas dengan syarat
a. Ketidakhadiran siswa pada di KBM tidak lebih dari 3 kali tanpa keterangan (alpa).
b. Melunasi biaya SPP bulanan sampai bulan Mei 2017 (Jika belum sanggup, orang tua mengkomunikasikan kepada kepala sekolah)
c. Bebas pinjaman buku perpustakaan sampai tanggal 12 Mei 2017
2. Siswa yang tidak hadir jam KBM karena izin harus disertai surat izin secara tertulis, ditandatangani oleh orang tua/wali kelas.
3. Siswa yang tidak hadir KBM karena sakit wajib menyertakan surat keterangan sakit dari dokter atau petugas poskestren.
4. Jika tidak hadir jam KBM tanpa menyertakan surat izin atau surat dokter/posketren maka dianggap alpa (A) dan berlaku poin 1.
5. Siswa yang tidak memakai seragam lengkap sesuai ketentuan sekolah, tidak diperkenankan masuk kelas dan mengikuti KBM sebelum mendapatkan surat keterangan dari petugas piket. Selanjutnya petugas piket mencatat ketidaklengkapan seragam anak dalam buku kejadian.
6. Siswa yang terlambat hadir saat KBM (terhitung saat guru masuk ke kelas), wajib meminta surat izin masuk kelas kepada petugas piket di gedung ikhwan lantai 1 (untuk ikhwan), dan gedung akhwat lantai 1 (untuk akhwat). Selanjutnya petugas piket mencatat keterlambatan siswa pada buku kejadian.
7. Siswa yang tercatat terlambat lebih dari 3 kali dalam 1 bulan atau lebih dan 3 kali tidak berseragam lengkap maka akan ditindaklanjuti oleh BK untuk diberikan pembinaan.
8. Peraturan ini mulai berlaku sejak 17 April 2017.
Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama Saudara/Bapak/Ibu kami sampaikan terima kasih.
Hormat Kami,
Kepala SMA Islam Terpadu Ihsanul Fikri
Dra. Nur Cahyo Hidayati
NIPY. 201407 2 2 001
RATUSAN AKHWAT TAKLUKAN KETINGGIAN 1726 MDPL

MANGLI. Salah satu acara pada kemah ukhuwah Akhwat 2017 tahun ini adalah tadabur alam dengan pendakian gunung Andong setinggi 1726 MDPL. Mungkin ketinggian ini belumlah seberapa, akan tetapi tentu menjadi tantangan bagi panitia mengingat jumlah peserta yang mencapai ratusan dan dengan medan yang cukup menantang serta hawa yang dingin pada pendakian tersebut.

Peserta berangkat dari lokasi perkemahan sekitar pukul 03.00 dini hari dan ditargetkan mampu melihat sunrise di puncak Andong. Â Pendakian yang sangat dingin dan berkabut tentunya menjadikan pertimbangan bagi panitia bahwa yang sehat dan fit lah yang boleh ikut naik.

Akan tetapi ada hal menarik. Siswa yang bernama Salma Athifatuzzahra dan Aulia Azmi yang sama-sama dari kelas 10.6 ini. Pada mulanya mereka tidak termasuk dalam kategori peserta yang diperbolehkan mendaki Andong dikarenakan mereka berdua sempat berada dalam keadaan yang kurang sehat dan juga memiliki riwayat penyakit yang sama yaitu Sinusitis. Salah satu guru mengaku terkejut ketika dia bertemu dengan mereka d puncak Andong.  Mereka pun berkata, “kami sempet bingung harus gimana karena tidak bisa ikut mendaki, sedangkan kami ingin sekali ikut, dan alhamdulillah nya izin ke pembina pramuka Pak Pawit, dan respon nya diizinkan” Mereka menambahkan, ” Motivasi Kami, salah satu nya ingin merasakan kebersamaan dalam moment yang jarang seperti ini, meskipun punya riwayat penyakit sebelumnya dan sempat kambuh tapi itu bukan menjadi alasan untuk tidak beraktivitas seperti yang lainnya, karena jika penyakit itu tidak di lawan maka akan menjadi kebal dalam tubuh itu sendiri yang membuat diri menjadi mudah kambuh. Dan ternyata saat menjalani aktivitas mendaki tersebut, sangat membuat diri menjadi luar biasa sehat sampai2 tidak sadar kalau riwayat penyakit sebelumnya.”



Tentunnya ini menjadi pelajaran tersendiri bahwa ternyata dengan kelemahan yang ada akan tetapi didorong dengan semangat perjuangan yang ada, ternyata suatu tantangan bisa teratasi.
Agenda in ijuga merupakan salah satu syarat untuk kenaikan tingkat pramuka para peserta untuk menjadi Bantara.
Editor: Mr. Fu.
Rep: Astna.
SMD 2017 IKHWAN DI TIRTO

MUNGKID. Pada SMD 2017 ikhwan tahun ini, tidak semua siswa diterjunkan di kaki gunung Merbabu, akan tetapi ada yang diterjunkan di desa Tirto, Kec. Mungkid. Mereka adalah anak-anak tahfidz kelas X. Mereka mendapatkan jatah mengabdi di lokasi yang sebenarnya cukup dekat dengan SMAIT Ihsanul Fikri.
Selama beberapa hari disana, mereka melakukan berbagai hal. Mereka mengawali kegiatan mereka dengan membersihkan makam. Kemudian disiang hari biasanya mereka membantu warga masyarakat untuk membersihkan kandang, mengangkut pasir, mengusung bambu, membantu panen gabah wargadan lain-lain. Pada pagi hari mereka juga membantu atau mengajar anak-anak Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Tirto.




Kemudian di sore hari biasanya mereka isi kegiatan mereka dengan mengajar anak TPQ di masjid dan kadang juga bermain dengan anak-anak.


Malamnya mereka beristirahat dan dini hari mereka lanjutkan dengan sholat tahajud.

Mereka juga tidak lupa untuk tetap melaksanakan halaqoh quran untuk memperkuat ingatan hafalan mereka.

rep: Panitia
15 Akhwat Coba Padamkan Kebakaran di Hutan Mangli

MANGLI. Unit pemadam kebakaran yang diwakili oleh Kepala Unit Pemadam Kebakaran Kab.Magelang, Heri Prawoto, dan stafnya yaitu Edy Priyanta, memberikan pelatihan tanggap kebakaran di acara Kemah Ukhuwah SMAIT Ihsanul Fikri yang berlokasi di Buper Mangli. Materi tersebut merupakan salah satu sesi dari acra Kemah Ukhuwah Putri yang diikuti kurang lebih …. yang berlangsung dari tanggl 9 hingga 13 April 2017.
“Tak hanya laki-laki saja, tapi perempuan juga perlu memiliki skill dan wawasan memadamkan kebakaran, ” papar Eva Musyrifah selaku ketua Panitia Kemah.
Heri Prawoto, menyampaikan materi yang kurang lebih sama dengan apa yang telah diberikan pada peserta kemah ukhuwah putra sebelumnya yaitu tentang cara penanggulangan kebakaran oleh api kecil dan sekaligus prakteknya.
“Saat kebakaran, kita tidak boleh panik. Kalau kebakarannya kecil, datangi dan padamkan. Kalau kebakaran besar, silakan tinggalkan tempat, tapi jangan panik, cukup jalan cepat dengan tenang, ” kata Heri Prawoto.

Di dalam acara tesebut, tim pemadam kebakaran mempersilahkan para peserta kemah untuk mencoba memadamkan api setelah materi pemadaman api di sampaikan. Ada sekitar 15 orang mengambil tawaran tim tersebut untuk mempratekkan cara memadamkan api, salah satunya adalah Uke Rully Damareta peserta dari kelas XI IPS 4. Dia menyampaikan alasannya yaitu karena ingin menantang jiwa keberanian diri nya dalam memadamkan api walaupun baginya ini adalah pemula dan perdana.
“Alhamdulillah jadi punya tambahan ilmu mengenai cara memadamkan api. Sekarang ndak takut lagi ama api. Jika terjadi kebakaran kecil ataupun besar, tidak perlu panik, karena caranya sangat mudah kalau kita sudah tahu,” kata Uke.
Selama Ujian Nasional memang SMAITIF tidak pernah libur termasuk kelas X dan XI nya. Mereka wajib mengikuti Santri Masuk Desa dan Kemah Ukhuwah saat siswa kelas XII mengikuti Ujian Nasional setiap tahunnya.
rep: Mr. Fu & Astna Hanti
SMD 2017: UJIAN BERAT BAGI IKHWAN

MUNGKID. Dingin yang sangat, jalanan naik dan turun, cuaca yang tidak menentu, menjadi tantangan bagi para peserta SMD 2017 ikhwan pada SMD kali ini. Ini dikarenakan lokasi mereka mengabdi nanti yaitu tepat di kaki gunung Merbabu, di desa terakhir sebelum pos pendakian pertama Merbabu Pass. Apalagi setelah aganda yang juga cukup menguras tenaga bulan lalu, yaitu kemah ukhuwah di hutan Sleker Asri Bandongan.

Namun tentu saja ini bukanlah hal yang patut untuk dihindari, justru harus dihadapi sebagai tes uji seberapa tangguh mereka dalam membawa nilai-nilai yang ada yang mereka lakukan setiap hari di asrama pondok ihsanul fikri. Sholat berjamaah, tilawah, murojaah, sholat sunnah, dll. Tentu hanya bagi mereka yang kuatlah yang mampu membawa kebiasaan mereka itu di SMD 2017 kali ini.
Siswa akan dilibatkan dalam kegiatan warga sehari-hari, seperti mencangkul, ke hutan, bertani, berkebun, berternak, dan mungkin masih banyak kegiatan lainnya. Selain itu, siswa juga dituntut untuk mampu belajar berinteraksi dan bersosialisasi dengan warga desa dengan baik.
Belum lagi, mereka harus menjalankan program-program yang mereka rencanakan, seperti mengajar TPA dan lain sebagainya.
Siswa SMAIT IF harus menjadi muslim yang tangguh yang mampu menerbar nilai-nilai keislaman dimanapun mereka berada.
(Mr.Fu)
TERJUN DI KAKI GUNUNG MERBABU

GENIKAN. Kontributif, adalah salah satu slogan yang dimiliki oleh SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid. Untuk mewujudkan nilai tersebut, maka salah satunya siswa harus mengikuti program Santri Masuk Desa 2017 yang bertempat di Desa Genikan, Kec. Ngablak, Kab. Magelang.

Untuk itu, ahad 9 April 2017, para siswa atau santri SMAIT Ihsanul Fikri mengikuti upacara penerjunan di Balai Desa Genikan yang akan menandai dimulainya pengabdian masyarakat mereka di desa Genikan.

Upacara diawali dengan tilawah oleh Husaen kelas XI, kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia raya dan dilanjutkan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ibu Nur Cahyo dan sambutan kedua disampaikan oleh perwakilan warga. Kemudian ditutup dengan doa oleh Ustadz. Umar Fadhlulloh, Lc.


Acara penerjunan tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMAIT IF beserta para Kadus dan Warga yang rumahnya nanti akan ditempati untuk tinggal oleh peserta selama kurang lebih 4 hari.


Seusai upacara, siswa mengikuti tuan rumah singgah menuju lokasi mereka masing – masing.

(Mr. Fu)
AKHWAT-AKHWAT TANGGUH
DOLANAN KEMAH UKHUWAH

BANDONGAN. Tampak tidak seperti biasanya, sore itu, 20 Maret 2017, riuh ramai bergema di beberapa bagian lokasi Bumi Perkemahan Sleker Asri, Bandongan. Pasalnya, saat itu sedang berlangsung berbagai dolanan tradisional yang dilombakan, yaitu Sepak Sekong, Bentikan, Lompat tali, dan Layangan. Terdengar asing bukan nama-nama tersebut?
(mr.Fu)
Dokumentasi lebih lengkapnya bisa dilihat di www.instagram.com/smaitihsanulfikri










