Ukhuwah Tak Terbatas di Kemah Bakti Pramuka SIT 2019

(5-8/04/2019) Bagi santriwati SMA IT Ihsanul Fikri Mungkid, menghadapi tantangan-tantangan baru adalah hal yang biasa. Semua membuktikannya dalam acara Kembara : Kemah Bakti Pramuka SIT 2019 dalam rangka menetralkan area sekolah dan asrama untuk menyukseskan berlangsungnya UNBK HORIZON Generation. Acara Kembara berlangsung dari tanggal 5-8 April 2019 di Bumi Perkemaahan (Buper) Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Peserta Kembara ini adalah santriwati kelas 10 dan 11. Tiba dilokasi acara sekitar pukul 09.00 WIB DAN dilanjutkan dengan pendirian tenda yang dibersamai oleh para panitia.

Dilanjutkan dengan pembukaan oleh Dra. Nur Cahyo Hidayati selaku pembina Gugus Depan SMA IT Ihsanul Fikri. Agenda selanjutnya adalah memasak makan siang dengan natura yang telah disediakan. Materi dari TNI Angkatan Laut lepas dzuhur tetap terselenggara dengan lancar meskipun hujan angin melanda Buper Kalibening. Setelah ashar, pemateri selanjutnya disampaikan oleh MAPALA dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Hari kedua, pagi hari sebelum subuh para peserta dibangunkan untuk melakukan pencarian slayer, kegiatan pribadi, dan lari pagi. Pukul 08.00 WIB dilanjutkan dengan materi dari TNI Angkatan Darat berupa pengenalan tanda atau pangkat serta permainan yang menggugah tawa peserta hingga dzuhur dan dilanjutkan dengan Ishoma. bakda asar acara dilanjutkan dengan pemateri dari BNPB kota Magelang hingga sebelum maghrib. Malamnya para peserta mendengarkan kajian dari ustad Muhtadi.

Hari ketiga diisi dengan berbagai perlombaan dan bakti sosial hingga menjelang dzuhur. Kegiatan pribadi sampai maghrib, lanjut bakda isya, peserta melaksanakan khataman Alqur’an di masjid sekitar yang telah dibagi sebelumnya. Pukul 22.00 WIB peserta pulang dan tidur untuk kembali aktivitas esok hari.

Hari terakhir, agenda Kembara ditutup dengan bersih-bersih tenda dan lingkungan kemah. Dilanjutkan dengan long march menuju Lapangan Muntilan. Meski lelah dan wajah gosong, semua sangat gembira. Apalagi ketika truk menjemput untuk kembali ke pondok tercinta, Ihsanul Fikri.

(Zah/Shua/Niel)

Safari Alquran

(1-3/4/2019) Memasuki awal bulan April dimana kelas 12 menjalani UNBK, SMA IT Ihsanul Fikri menyelenggarakan program Safari Alquran bagi kelas 10 dan 11 akhwat. Program ini melibatkan sebanyak 6 masjid dan musala di Desa Pabelan dan sekitarnya.

Program ini selain untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif dan meningkatkan kecintaan santri kepada Alquran juga sebagai fasilitas untuk memenuhi target tilawah dan hafalan bagi santri. “Alhamdulillah sambutan baik dari takmir masjid dan musala kami terima,” ujar Ustadzah Risma Handayani selaku ketua panitia.

Dalam kegiatan Safari Alquran ini dibagi kelompok-kelompok yang terdiri dari kurang lebih 15 orang untuk satu ustadzah dan menempati masjid dan musala yang telah ditentukan. masjid dan musala yang ditempati sendiri terdiri dari Masjid Al-Muttaqin, Masjid Daarussalam Selak, Musala Sirojul Muniir Selak, Musala As-Sholihin, Masjid Kyai Kertotaruno, dan Musala Al-Huda.

Agenda Safari Alquran ini juga menuntut santri agar dapat berikhtiar mencapai target-target yang telah ditetukan sehingga hal ini pun dapat menjadi ajang berlomba-lomba dalam kebaikan.

Mengantri setoran hafalan kepada ustadzah. (dok.pribadi)

Selama kegiatan Safari Alquran berlangsung, para santri beristirahat malam di GOR H. Asy’ari untuk kemudian melanjutkan salat tahajjud berjamaah dini harinya. Mereka berkumpul lagi di GOR pada pukul 08.00 WIB setelah diberi waktu untuk bersih diri dan sarapan sejak bakda subuh. Setelah berkumpul, setiap kelompok berangkat menuju musala dan masjid masing-masing hingga maksimal pukul 17.00 WIB mereka baru kembali ke kompleks Ihsanul Fikri.

Kajian bakda salat Subuh. (dok.pribadi)

“Alhamdulillah kegiatan Safari Alquran ini bisa meningkatkan kualitas waktu untuk hafalan dan akunjadi bisa lebih mengenal lingkungan di sekitar Ihsanul Fikri.” komentar Rizka Wachida Arhab mengenai kegiatan ini.

Mendekat pada Alquran seharusnya menjadi kebutuhan sehari-hari kita. Karena kitalah yang memerlukan Alquran, bukan sebaliknya. Allahummarhamnaabilqur’aan.

(Zah)

Talkshow Milenial : Milenial Bermoral dan Berprestasi

(22/03/2019) Istilah generasi milenial memang akrab didengar. Disebut akan membawa gaya hidup yang unik dan terbarukan, lahir di era pergantian abad tentu menyebabkan banyaknya sistem kehidupan yang bertransformasi.

Sayangnya nih, banyak orang, terutama para orangtua, yang merasa generasi milenial kini lebih banyak sisi negatifnya ketimbang positifnya. Seperti gaya hidup konsumtif, berkurangnya rasa hormat, lebih mendengarkan arahan orang lain ketimbang arahan orang tua, no gadget no life, dan lain sebagainya.

Untuk menghapus segala stigma tersebut, Divisi Keilmuan OSIS SMAIT Ihsanul Fikri berkolaborasi dengan PH OSIS SMA, divisi PSDM SMA, seluruh kadiv OSIS SMPIT Ihsanul Fikri, dan subdivisi Keilmuan dan PSDM OSIS SMA mengadakan Talkshow Milenial bertajuk ‘Milenial Bermoral dan Berprestasi’.

Acara yang diikuti 150 siswi (75 siswi SMP dan 75 siswi SMA) berlangsung mulai dari jam 13.15 s/d 16.15 WIB. Dari salah satu panitia, tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menambah moral di masa milenial untuk mencapai prestasi di era teknologi. Sedangkan dari salah satu peserta, tujuan dari acara ini agar menjadi pemuda yang mempunyai bekal mengayomi bangsa ini.

Pembicara dari talkshow ini adalah Firas Sabila Nurdini, mahasiswi Strata 1 Sastra Jepang Universitas Diponegoro. ia dikenal sebagai salah satu ‘Kartini Zaman Now’ yang tak hanya bersinar di dalam negeri tapi juga mancanegara. Kak Firas pernah menjadi salah satu peserta exchange student ke Jepang.

Acara diisi oleh Kak Firas Sabila Nurdini

Talkshow Milenial ini berlangsung sukses mulai dari pembukaan, talkshow yang disertai sesi tanya jawab, sesi foto bersama dan pemberian kenang-kenangan dari panitia, hingga penutupan. Di talkshow ini, kak Firas berbagi pengalamannya saat menjalani kehidupan di Negeri Matahari Terbit yang banyak memberi pelajaran.

Foto bersama panitia
Foto bersama peserta

Dari panitia berharap, dengan diadakannya talkshow ini, akan lahir lebih banyak generasi milenial bermental kartini yang jauh dari stigma mengenai generasi saat ini.

(shua)

Santri Masuk Desa (SMD)

(11-16/3/2019) Meskipun SMAIT Ihsanul Fikri berlokasi di desa Pabelan, namun kegiatan sehari-hari tidaklah berbaur dengan masyarakat . Sehingga program Santri Masuk Desa (SMD) tetap diperlukan untuk melatih hidup bermasyarakat.

Kegiatan Santri Masuk Desa atau yang biasa disebut SMD tahun 2019 ini dilaksanakan di Desa Wonolelo Kecamatan Sawangan. Tempat SMD yang diikuti oleh kelas 10 dan 11 ini dibagi menjadi 4 dusun Wonolelo. Wonodadi, Windusajan, dan Panggungan.

Suasana pagi hari di Dusun Wonolelo (dok. Pribadi)

Pemberangkatan santri dari Ihsanul Fikri pada pukul 11.00 WIB setelah selesai persiapan bekal untuk tinggal di desa Wonolelo. Dalam kegiatan SMD, santri dituntut untuk membaur dengan masyarakat dan kegiatannya. Pada hari pertama, pembukaan SMD oleh kepala desa di Balai Desa Wonolelo bersama para santri yang bertugas di Wonolelo dan Wonodadi. Bakda pembukaan, santri dipersilakan untuk bersih diri dan menata barang di balai desa untuk selanjutnya perkenalan dengan rumah induk semang (inang) masing-masing.

Kegiatan selanjutnya pada hari kedua hingga kelima, para santri membantu kegiatan para induk semang. Ada yang membantu berladang, panen hasil ladang, berdagang di pasar, mengajar di TPA, berternak, mencari rumput untuk ternak (ngarit), bersih-bersih rumah, dan lainnya. Semua melakukannya dengan senang dan gembira. “Nambah pengalaman, bisa ngerasain hidup di desa yang masih adem.” tutur salah seorang santri yang bertugas di Windusajan.

Membantu panen cabai

Pada waktu senggang, beberapa santri mengunjungi salah satu objek wisata yang terdapat di Dusun Wonolelo yaitu Air Terjun Kedung Kayang. Hari terakhir, semua melakukan kerja bakti di lingkungan, aksi sosial, dan perpisahan juga pemberian kenang-kenangan pada induk semang masing-masing.

Mengunjungi Air Terjun Kedung Kayang (dok.pribadi)

Diharapkan semua santri dapat menerapkan segala hikmah yang didapatkan selama kegiatan SMD ini.

(Zah/Shua)

Outing Class

(4-9/3/2019) Untuk mensterilkan area sekolah saat kelas 12 menjalankan USBN, sekolah mengadakan kegiatan outing class bagi kelas 10 dan 11. Acara diselenggarakan di Wisma Puas yang berlokasi di lereng Merapi Kompleks Kaliurang Yogyakarta. Dengan menggunakan transportasi bus siswi kelas 10 dan 11 sampai di lokasi acara sekitar pukul 10.00 WIB dan diadakan pembukaan oleh guru-guru yang sudah sampai disana terlebih dahulu.

Setelah pembukaan, siswi dipersilakan menuju wisma masing-masing yang terdiri dari Wisma Melati, Anggrek, dan Sederhana untuk bersih diri dan istirahat. Malamnya, acara dilanjutkan dengan muhadhoroh oleh kolaborasi kelas 10 IPA 4 dan 11 IPS 3 yang bertemakan ‘Teduhnya Wanita’. muhadhoroh  ini juga sebagai ajang unjuk kreativitas siswi juga hiburan.

Hari kedua, ketiga, dan keempat, acara dilanjutkan dengan motivasi sebelum Mukhoyyam Qur’an, sosialisasi organisasi untuk kelas 10, dan persiapan acara SMD (Santri Masuk Desa). Tak lupa, diadakan tahajjud berjamaah pada dini harinya untuk semakin mendekatkan diri pada Allah.

Mukhoyam Quran (dok.Pribadi)

Hari kelima, dilanjutkan dengan Mukhoyyam Qur’an Alam di Telogo Putri Taman Nasional Merapi dari jam 05.15 sampai 10.30. Suasana alam yang sejuk menambah semangat para siswi untuk menghafal. lebih dekat dengan alam ciptaan-Nya.

Hari terakhir, rihlah ke Pantai Sepanjang untuk kelas 10 dan Pantai Drini untuk kelas 11 di Gunung Kidul. Semua siswi nampak ceria dan menikmati keindahan kedua pantai tersebut. Meski udara cukup panas, mereka tak memedulikannya.

(Zah/Shua)

Kunjungan Kelas 12 (Horizon Generation) ke Panti Asuhan Daarul Hikmah Borobudur

(3/3/2019) Berbuat kebaikan memang tidak peduli waktu dan tempat. Ditengah kesibukan belajar memepersiapkan berbagai ujian di tahun terakhir masa SMA, 20 orang perwakilan kelas 12 ikhwan mengunjungi Panti Asuhan Daarul Hikmah yang beralamat di Dusun XXII, Borobudur, Magelang. Dengan didampingi Ustadz Anton dan Ustadz Umar, acara dilaksanakan pada Ahad, 3 Maret 2019 selepas Ashar sampai menjelang Maghrib.

Setelah pembukaan dan tilawah, sambutan dari Rafi Hilmy Aminuddin selaku ketua panitia melanjutkan acara tersebut. Kegiatan yang merupakan program angkatan Horizon Generation ini diharapkan dapat memberi kebermanfaatan bagi sesama dan sebagai salah satu ikhtiar agar dimudahkan dan diberkahi Allah SWT dalam menjalani berbagai ujian di akhir tahun pelajaran mereka sebagai siswa di SMA IT Ihsanul Fikri.

Sambutan juga disampaikan dari perwakilan panti asuhan yang diasuh oleh ustadz Hanif. Setelahnya, Ustadz Umar menyampaikan taujih yang diperdengarkan kepada perwakilan kelas 12 dan anak-anak di panti asuhan.

Memasuki agenda inti yang menekankan pada kebersamaan, diadakan makan bersama sembari sharing antara perwakilan Horizon Generation dengan anak-anak Panti Asuhan.

Makan bersama dan sharing (Dok. Pribadi)

“Programnya sangat bagus. menandakan tingginya kepedulian sosial yang tinggi. Saya sangat mengapresiasi acara ini. Semoga kedepannya Horizon bisa melakukan hal-hal yang lebih besar dari ini.” ujar Ustadz Anton saat ditanya perihal kesan beliau saat membersamai jalannya acara ini.

Kegiatan ini berakhir dengan penyerahan sejumlah uang tunai sebagai santunan dari kelas 12 ikhwan untuk Panti Asuhan Daarul Hikmah. Dari kegiatan ini tentu terdapat banyak hikmah yang layak untuk bekal kedepannya bagi Horizon Generation sendiri. Dari pentingnya membantu sesama yang sedang membutuhkan, perlunya peduli dan peka terhadap sesama, dan yang utama adalah untuk selalu bersyukur atas apa yang Allah SWT berikan. Semoga kebaikan dan keberkahan senantiasa membersamai Horizon Generation kedepannya. Aamiin.

(Zah)

Pelantikan Pleton Inti Garuda Muda Masa Jihad 2019/2020

(25/2/2019) Setelah melewati berbagai macam tes, dari 105 pendaftar seleksi Pleton Inti Garuda Muda  yang diperuntukkan bagi kelas 10 akhirnya terpilih sebanyak 22 orang yang lolos hingga tahap terakhir untuk melanjutkan jihad masa selanjutnya. Seleksi Pleton Inti sendiri terdiri dari lima tahap berupa tes tertulis, tes suara, tes fisik, tes baris-berbaris, dan yang terakhir wawancara.

Tepatnya pada Senin, 25 Februari pagi, diselenggarakan upacara pelantikan Pleton Inti Garuda Muda masa jihad 2019/2020 yang bertempat di lapangan basket Pondok Pesantren Ihsanul Fikri. Pelantikan ini diresmikan oleh Kepala SMA IT Ihsanul Fikri Dra. Nur Cahyo Hidayati yang diwakilkan oleh Wakil Kesiswaan Bapak Yanwar Ibnu Hanif, S.Pd. Upacara yang diikuti oleh kelas 10 dan 11 akhwat ini dimulai dengan pengibaran bendera merah putih, penampilan variasi baris-berbaris dari peserta pelantikan, pembacaan Surat Keputusan (SK), dan diakhiri dengan penyematan pin sebagai tanda serah terima jabatan dari Pleton Inti Garuda Muda masa jihad 2018/2019 ke Pleton Inti Garuda Muda masa jihad 2019/2020.

Pembacaan Surat Keputusan (SK) (Dok. Pribadi)

Amanat yang disampaikan Pak Hanif selaku pembina upacara adalah regenerasi ini penting dan diperlukan untuk melanjutkan amanah sebagai bentuk bela negara. Dan purnanya Pleton Inti Garuda Muda masa jihad 2018/2019 juga bukan berarti tugas yang diemban sudah selesai. Namun ini adalah bentuk permulaan pengembanan tugas di tingkat yang lebih tinggi.

Variasi baris-berbaris (Dok. Pribadi)

Serah terima jabatan juga dilakukan antara Komandan Pleton masa jihad 2018/2019 kepada Komandan Pleton masa jihad 2019/2020

Serah terima jabatan Komandan Pleton (Dok. Pribadi)

“Tentunya aku berharap bisa lebih baik lagi dari sebelumnya. Semoga teman-teman Pleton Inti sekarang bisa lebih berkomitmen dan jangan sampai menjadikan jabatan sebagai ajang eksistensi.” Ungkap Arifa Nisaut Taqiyya selaku Komandan Pleton (Danton) masa jihad 2019/2020 usai upacara pelantikan. Ketika ditanya mengenai bagaimana cara yang akan dilakukan untuk mengkompakkan teman-temannya , Kia—sapaannya—menjawab akan lebih berbaur dan akan mencoba memahami karakter masing-masing anggota Pleton Inti. Dia juga berharap agar jabatannya selaku Komandan Pleton tidak membuat teman-temannya merasa sungkan.

Aziza Ula Fallahi—Komandan Pleton tahun sebelumnya—berpesan kepada anggota Pleton Inti yang baru dilantik, “ Semoga bisa menambah semangat adik-adik melaksanakan tugas sebagai wujud bela negara, memegang erat komitmen, dan menjadi garda terdepan sebagai pelopor kebaikan bagi Ihsanul Fikri dan Indonesia.”

Foto bersama setelah upacara pelantikan (Dok. pribadi)

(Zah/Ed/Sab)

JATENG MELAJU GRAND FINAL MHQ NASIONAL 2017

foto: Doc Pribadi Najmudin saat mendapat hadiah pada CQN.

Alhamdulillah. Pada gelaran Musabaqoh Hifdzil Quran PORSSIQU 2017 Nasional Jaringan Sekolah Islam terpadu, salah satu siswa SMAIT Ihsanul Fikri yang juga mewakili kontingen Jateng, berhasil lolos kebabak Grand Final yang insyaAlloh akan diselenggarakan pada 5Mei 2017 di Jakarta Convention Center.

Siswa tersebut bernama Najmuddin Farid yang merupakan siswa kelas X SMAITIF yang juga alhamdulillah telah berhasil menyelesaikan setoran hafalan 30 Juz nya.

Lomba MHQ PORSSIQU 2017 tersebut diikuti oleh 16 Provinsi yang dalam babak penyisihannya terdapat 23 peserta putra putri. Pada babak penyisihan 4 Mei 2017 yang lalu, peserta diberikan 3 amplop yang berisi 3 Soal hafalan, dan yang paling sedikit salahnyalah yang berhak maju ke babak grand final.

Pekan Olahraga Seni, Sains dan Al Quran atau PORSSIQU JSIT 2017 ini merupakan wahana untuk mempererat ukhuwah diantara sekolah dalam jaringan JSIT Indonesia. 

PENGUMUMAN SNMPTN 2017 SMAITIF

MUNGKID. Sore ini, menjadi salah satu  sore yang bersejarah bagi siswa/i kelas 12, pasalnya sore ini sekolah mengumumkan hasil dari SNMPTN 2017 kepada mereka. Pengumuman ini bertempat di Masjid Mujahidin dan disampaikan secara lisan oleh waka kurikulum ustadz Mualimin.

Siswa/i terlihat deg-degan, dan beraneka rasa campur aduk, ada juga yang terlihat berdzikir dan berdoa. Dan satu persatu nama yang lolos SNMPTN pun diumumkan. Nama-nama yang diumumkan disambut riuh dengan teriakan takbir dan juga peluk haru dari teman-temannya.

Alhamdulillah, tahun ini jumlah yang diterima SNMPTN meningkat dari Tahun lalu dari 14 menjadi 20 siswa/i.

Berikut adalah daftar nama siswa beserta jurusan dan universitasnya yang lolos SNMPTN 2017.

Barokalloh kepada semua, semoga bermanfaat dan menjadi wasilah dakwah kedepan. Bagi yg belum, yakinlah rencana Alloh lebih indah. 🙂

 

EDARAN 17 APRIL 2017

YAYASAN TARBIYATUL MUKMIN PABELAN
SMA ISLAM TERPADU IHSANUL FIKRI MUNGKID
Terakreditasi : A
Jl. Pabelan I Pabelan Mungkid Magelang Kode Pos 56551Telp./Fax (0293) 3280974
Web : smait.ihsanulfikri.sch.id, Email: smaitihsanulfikri@gmail.com.

Mungkid, 17 April 2017
Nomor : 224.7 / 041/ 12-224 /2017
Hal : Pemberitahuan

 

Kepada Yth.
Siswa dan Orang Tua / Wali Siswa
Kelas X dan XI
Di Tempat

 

Puji Syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya. Sholawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya hingga yaumul qiyamah nanti.

Sehubungan dengan upaya peningkatan ketertiban siswa SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid Tahun Pelajaran 2016/2017, maka kami beritahukan beberapa hal sebagai berikut :

1. Siswa diperbolehkan mengikuti Ujian Kenaikan Kelas dengan syarat

a. Ketidakhadiran siswa pada di KBM tidak lebih dari 3 kali tanpa keterangan (alpa).

b. Melunasi biaya SPP bulanan sampai bulan Mei 2017 (Jika belum sanggup, orang tua mengkomunikasikan kepada kepala sekolah)

c. Bebas pinjaman buku perpustakaan sampai tanggal 12 Mei 2017

2. Siswa yang tidak hadir jam KBM karena izin harus disertai surat izin secara tertulis, ditandatangani oleh orang tua/wali kelas.

3. Siswa yang tidak hadir KBM karena sakit wajib menyertakan surat keterangan sakit dari dokter atau petugas poskestren.

4. Jika tidak hadir jam KBM tanpa menyertakan surat izin atau surat dokter/posketren maka dianggap alpa (A) dan berlaku poin 1.

5. Siswa yang tidak memakai seragam lengkap sesuai ketentuan sekolah, tidak diperkenankan masuk kelas dan mengikuti KBM sebelum mendapatkan surat keterangan dari petugas piket. Selanjutnya petugas piket mencatat ketidaklengkapan seragam anak dalam buku kejadian.

6. Siswa yang terlambat hadir saat KBM (terhitung saat guru masuk ke kelas), wajib meminta surat izin masuk kelas kepada petugas piket di gedung ikhwan lantai 1 (untuk ikhwan), dan gedung akhwat lantai 1 (untuk akhwat). Selanjutnya petugas piket mencatat keterlambatan siswa pada buku kejadian.

7. Siswa yang tercatat terlambat lebih dari 3 kali dalam 1 bulan atau lebih dan 3 kali tidak berseragam lengkap maka akan ditindaklanjuti oleh BK untuk diberikan pembinaan.

8. Peraturan ini mulai berlaku sejak 17 April 2017.

Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama Saudara/Bapak/Ibu kami sampaikan terima kasih.

Hormat Kami,
Kepala SMA Islam Terpadu Ihsanul Fikri

Dra. Nur Cahyo Hidayati
NIPY. 201407 2 2 001