
RADARMAGELANG.ID, Mungkid – SMA IT Ihsanul Fikri (SMAIT) Mungkid, mengadakan Festivalif “Swavarna” 2024. Acara berupa rangkaian kegiatan yang berlangsung 10 hari. Dimulai Kamis (19/9/2024 hingga Minggu (29/9/2024).
Festivalif “Swavarna” dibuka pada Kamis (19/9/2024) dengan apel pagi dan peresmian acara oleh Kepala SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid, Dra. Nur Cahyo Hidayati di lapangan basket Putra.
Pada kesempatan tersebut digelar Festivalif Care yaitu donor darah, bakti sosial, serta santri peduli.
Donor darah diikuti siswa kelas 11, 12, serta guru karyawan SMAIT Ihsanul Fikri. Lalu kerja bakti di Desa Pabelan 1 dan 2 yang dilaksanakan mulai pagi hingga sore.
Yakni membersihkan masjid, saluran air, dan sepanjang jalan Desa Pabelan 1 dan 2. Sore hari diadakan pembagian 20 paket sembako senilai Rp 2 juta kepada masyarakat Desa Pabelan yang kurang mampu.
Selain itu ada santri peduli di Dusun Banyumari, Desa Gentang, Kecamatan Sawangan.
Kegiatannya, mengajar mengaji di TPQ Baitul Makmur, serta pembagian santunan kepada anak yatim-piatu dan mualaf senilai Rp 2,5 juta.
Festivalif Competition
Kegiatan lain adalah perlombaan pelajar nasional yang diadakan Kamis (19/9/2024) hingga Sabtu (28/9/2024) untuk pelajar SMP, SMA dan masyarakat umum.
Festivalif Competition terdiri dari 9 cabang perlombaan yang dibagi menjadi 2 jenis lomba.
Yaitu perlombaan online dan offline. Diikuti oleh 600 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam perlombaan online terdapat 4 cabang perlombaan berupa lomba poster digital, esai fotografi, speech dan baca puisi yang diselenggarakan mulai Kamis (19/9/2024) hingga Minggu (22/9/2024).
Untuk perlombaan offline terdapat 5 cabang perlombaan berupa MHQ, olimpiade, futsal, panahan dan wikana.
Tak hanya itu, pada Sabtu (28/9/2024) diadakan seminar literasi yang dihadiri peserta lomba MHQ, olimpiade, serta siswa kelas 12 SMAIT Ihsanul Fikri.
Seminar literasi kali menghadirkan Cahyadi Takariawan, seorang penulis best seller dari Jogjakarta sekaligus founder dari Wonderful Family Institute yang dimoderatori oleh Mirza Nadhif.
Cahyadi menyampaikan pentingnya membaca dan menulis bagi pemuda sebagai bentuk ekspresi diri dan untuk mengasah keterampilan dasar abad ke-21.
Menurut cahyadi, kegiatan menulis selama 8 menit setiap hari dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.
Sedangkan seminar nasional digelar Minggu (29/9/2024) yang dihadiri seluruh siswa SMP dan SMAIT Ihsanul Fikri Mungkid di GOR H. Asyarie.
Dua pemateri yang mengisi acara adalah mantan ketua BEM Universitas Gajah Mada, drg Atiatul Muqtadir dan mantan ketua KAMMI, Zaky Ramadhan Rivai.
Acara dipandu moderator Alvarino Royhan pada sesi pertama dan Bahy Baihaqi untuk sesi kedua.
Drg Atiatul menyampaikan pentingnya kontribusi pemuda untuk membawa perubahan dan dampak baik bagi masyarakat sekitar.
Sedangkan Zaky menyampaikan kesuksesan yang diraih oleh pemuda berasal dari kegigihan serta jerih payahnya dalam menggapai impian.
Zaky berpesan kepada peserta untuk terus berjuang dan tidak patah semangat dalam meraih kesuksesan.

Konser Amal untuk Palestina
Konser amal di GOR H. Asy’arie menutup rangkaian kegiatan Festivalif Swavarna. Konser ini merupakan bentuk dukungan kepada warga Palestina.
Ustad Muhtadi Kadi selaku perwakilan yayasan menutup rangkaian kegiatan yang berlangsung 10 hari itu.
Konser dimeriahkan dengan penampilan D’NADA dari Arktik Generation yang membawakan 2 lagu “Saksi Perjuangan” dan “Semesta Berwarna”.
Sebagai bintang tamu tampil band Shoutul Harokah. Membawakan lagu “Palestina Tercinta”, “Hadapilah” dan “Saga Merah”.
Dalam penggalangan dana tersebut terkumpul Rp 15 juta disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat (LAZIS) Jawa Tengah.
Festivalif “Swavarna” menjadi wadah bagi pemuda untuk meningkatkan kompetensi minat bakat serta menggali potensi melalui ajang kompetisi yang sehat.
Juga meningkatkan kontribusi pemuda pada masyarakat melalui kegiatan sosial. Hal itu sesuai dengan tema kegiatan kali ini, “Ignite Stellar Dreams, Refine Noblesse Faith.” (rls/lis)Editor : Lis Retno Wibowo