The Conquerors

(23/05/2019) “Aku dan kamu menjadi kita, kita bersama menjadi kuat”. Sebagai program kerja terakhir masa kepengurusan OSIS masa jihad 2018/2019, OSIS SMAIT Ihsanul Fikri berkolaborasi dengan Rohis SMAIT Ihsanul Fikri, Forum OSIS Magelang, Forum OSIS Jawa Tengah, Forum OSIS Nusantara, FOKSIT Jateng-DIY, dan Kampus Ramadhan Ihsanul Fikri mengadakan acara bertajuk ‘The Conquerors: Semangat Menebar Kebaikan, Semangat Meraih Keberkahan’. Diselenggarakan pada tanggal 23 Mei 2019 pukul16.30, bertempat di GOR H.Asy’ari, dan diikuti oleh santri kelas 7,8,10, dan 11 ikhwan-akhwat.

Dibuka dengan hiburan nasyid dari Imagine Vocal Play yang selalu dengan hati terbuka mengawali berbagai event di Ihsanul Fikri. Dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, tilawah, dan sambutan pertama oleh Ketua Panitia: Faqih Wahid Haris. Lalu sambutan kedua oleh Kepala Sekolah SMAIT Ihsanul Fikri yang diwakilkan oleh Waka Kesiswaan Ustadz Yanwar Ibnu Hanif.

Masuk pada acara inti, yaitu talkshow dengan moderator Muhammad Ghozi Alfaiz, Ketua OSIS Masa Jihad 2018/2019 yang juga Departemen Program Kerja Forum OSIS Nusantara. Pembicara dalam talkshow adalah Kak Shofan Mujahid, Presiden OSIS SMAIT Nur Hidayah 2017/2018, Ketua Umum Forum OSIS Jawa Tengah, dan Ketua Forum OSIS Nusantara. Muda dan enerjik, mungkin itu adalah 2 kata yang sangat cocok untuk mendeskripsikan sosok Kak Shofan yang memiliki visi hidup ‘Jangan terlambat untuk berkarya’.

Sesi materi yang dipandu moderator (Sie Dokumentasi Acara)

Dalam talkshow ini, Kak Shofan mengambil inspirasi dari Muhammad Alfatih, Sang Penakluk Konstantinopel. Ia mengatakan, “Kita tidak akan seperti Alfatih kalau kita cuma jadi keping-keping peradaban! Apalagi kalau sampai tidak mau mempelajarinya!”. Kak Shofan menuturkan, ada 3 cara untuk menjadi pemuda yang unggul. Yang pertama, start awal! Tetapin tujuan hidup agar kita tidak tersesat. Yang kedua, tetapin point tujuan kita di dunia dan juga akhirat. Jangan sampai hanya mengejar dunia, tapi akhirat terlupakan. Dan yang ketiga, jangan pernah mengkhianati proses. Kalau dari proses saja kita sudah berkhianat, bagaimana hasil akan mendukung kita?

Pemuda keren itu pilihan, tapi pemuda bermanfaat adalah suatu keharusan. Kita adalah pemuda berhati bersih dan berjiwa kuat. Itulah kesimpulan dari talkshow bersama Kak Shofan.

Acara selanjutnya, adalah penyerahan kenang-kenangan oleh ketua panitia, Faqih Wahid Haris, dan moderator, Muhammad Ghozi Alfaiz. Tentu saja, tak lupa dengan berfoto bersama.

Penyerahan kenang-kenangan (Sie Dokumentasi Acara)

Acara terakhir yaitu penutup dan buka puasa bersama. Meski hanya sebentar, tapi acara ini sangat membekas di hati para audiens. Semoga bisa diambil hikmahnya ya.

(Shua/Zah)

7 thoughts on “The Conquerors

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Discover more from SMAIT IHSANUL FIKRI MUNGKID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue Reading