Pelantikan Pleton Inti Garuda Muda Masa Jihad 2019/2020

(25/2/2019) Setelah melewati berbagai macam tes, dari 105 pendaftar seleksi Pleton Inti Garuda Muda  yang diperuntukkan bagi kelas 10 akhirnya terpilih sebanyak 22 orang yang lolos hingga tahap terakhir untuk melanjutkan jihad masa selanjutnya. Seleksi Pleton Inti sendiri terdiri dari lima tahap berupa tes tertulis, tes suara, tes fisik, tes baris-berbaris, dan yang terakhir wawancara.

Tepatnya pada Senin, 25 Februari pagi, diselenggarakan upacara pelantikan Pleton Inti Garuda Muda masa jihad 2019/2020 yang bertempat di lapangan basket Pondok Pesantren Ihsanul Fikri. Pelantikan ini diresmikan oleh Kepala SMA IT Ihsanul Fikri Dra. Nur Cahyo Hidayati yang diwakilkan oleh Wakil Kesiswaan Bapak Yanwar Ibnu Hanif, S.Pd. Upacara yang diikuti oleh kelas 10 dan 11 akhwat ini dimulai dengan pengibaran bendera merah putih, penampilan variasi baris-berbaris dari peserta pelantikan, pembacaan Surat Keputusan (SK), dan diakhiri dengan penyematan pin sebagai tanda serah terima jabatan dari Pleton Inti Garuda Muda masa jihad 2018/2019 ke Pleton Inti Garuda Muda masa jihad 2019/2020.

Pembacaan Surat Keputusan (SK) (Dok. Pribadi)

Amanat yang disampaikan Pak Hanif selaku pembina upacara adalah regenerasi ini penting dan diperlukan untuk melanjutkan amanah sebagai bentuk bela negara. Dan purnanya Pleton Inti Garuda Muda masa jihad 2018/2019 juga bukan berarti tugas yang diemban sudah selesai. Namun ini adalah bentuk permulaan pengembanan tugas di tingkat yang lebih tinggi.

Variasi baris-berbaris (Dok. Pribadi)

Serah terima jabatan juga dilakukan antara Komandan Pleton masa jihad 2018/2019 kepada Komandan Pleton masa jihad 2019/2020

Serah terima jabatan Komandan Pleton (Dok. Pribadi)

“Tentunya aku berharap bisa lebih baik lagi dari sebelumnya. Semoga teman-teman Pleton Inti sekarang bisa lebih berkomitmen dan jangan sampai menjadikan jabatan sebagai ajang eksistensi.” Ungkap Arifa Nisaut Taqiyya selaku Komandan Pleton (Danton) masa jihad 2019/2020 usai upacara pelantikan. Ketika ditanya mengenai bagaimana cara yang akan dilakukan untuk mengkompakkan teman-temannya , Kia—sapaannya—menjawab akan lebih berbaur dan akan mencoba memahami karakter masing-masing anggota Pleton Inti. Dia juga berharap agar jabatannya selaku Komandan Pleton tidak membuat teman-temannya merasa sungkan.

Aziza Ula Fallahi—Komandan Pleton tahun sebelumnya—berpesan kepada anggota Pleton Inti yang baru dilantik, “ Semoga bisa menambah semangat adik-adik melaksanakan tugas sebagai wujud bela negara, memegang erat komitmen, dan menjadi garda terdepan sebagai pelopor kebaikan bagi Ihsanul Fikri dan Indonesia.”

Foto bersama setelah upacara pelantikan (Dok. pribadi)

(Zah/Ed/Sab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Discover more from SMAIT IHSANUL FIKRI MUNGKID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue Reading